TABIR SELATAN – Bupati Merangin, M. Syukur, menghadiri Pengajian Umum Majelis Ta'lim Himayatul Ummah sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan di Desa Rawa Jaya, Kecamatan Tabir Selatan, Selasa (15/9).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati M. Syukur tidak hanya mengajak jemaah dan alumni Pesantren Langitan untuk meneladani perjuangan Rasulullah SAW serta menghindari penyakit sosial seperti judi online (slot), tetapi juga memaparkan capaian signifikan dan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Merangin.
Di hadapan warga Tabir Selatan, Bupati mengungkapkan dinamika pengelolaan anggaran daerah. Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, Pemkab Merangin mencatatkan peningkatan pembangunan jalan yang signifikan.
"Kondisi anggaran kita memang terbatas, namun pada tahun 2025 kita mampu membangun jalan hampir 18 kilometer. Ini naik drastis dibandingkan tahun 2024 yang hanya mampu membangun sekitar 7 kilometer," ungkapnya.
Ia menambahkan, pada tahun 2026 Kabupaten Merangin kembali memperoleh alokasi anggaran tambahan dari pemerintah pusat untuk pembangunan infrastruktur.
Sejumlah ruas jalan daerah akan ditangani langsung oleh pusat, sementara kondisi jalan nasional di wilayah Merangin relatif sudah selesai.
Khusus untuk Tabir Selatan, Pemkab memprioritaskan pembangunan jalan beton senilai Rp5 miliar, perbaikan rumah dinas camat, serta penguatan jaringan listrik di Desa Rawa Jaya.
Di bidang pendidikan dan peningkatan kualitas SDM, Pemkab Merangin menyiapkan program beasiswa untuk jenjang S1 dan S2, serta bantuan peralatan sekolah bagi siswa kurang mampu di tingkat SD dan SMP.
Tak hanya itu, Pemkab Merangin juga mendorong peningkatan kapasitas perangkat desa hingga tingkat internasional.
"Tahun ini, dari seluruh Provinsi Jambi, hanya kepala desa dari Merangin yang dikirim ke Tiongkok sebanyak tiga orang, dari total 20 kades se-Indonesia. Ke depan, kita juga menyiapkan program 'Satu Desa Satu Orang' untuk dikirim ke Jepang. Saya minta para Kades merekomendasikan putra-putri terbaik di desanya," jelasnya.
Guna menggerakkan roda perekonomian lokal, Pemkab Merangin tengah mematangkan program ekspor komoditas langsung dari desa, seperti jahe dan produk unggulan lainnya.
Rencana ini juga akan mendapat perhatian langsung dari Kementerian Desa, di mana Menteri Desa dijadwalkan bakal berkunjung ke Kabupaten Merangin dalam waktu dekat.
Sementara di sektor kesehatan, Bupati memastikan fasilitas di rumah sakit daerah makin lengkap—mulai dari layanan spesialis jantung, CT scan, deteksi kanker, hingga cuci darah. Ia meminta para kepala desa aktif memastikan seluruh warga terdaftar dalam program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) yang pada tahun 2026 dianggarkan untuk 30.000 jiwa.
"Pemerintah sudah menambah anggaran jaminan kesehatan. Tugas Kades dan perangkat adalah mendata warga agar tidak ada lagi masyarakat Merangin yang kesulitan mengakses layanan kesehatan," pungkasnya. (*)





.jpg)


