Empat Lawang – Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Desa Talang Benteng, Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, pada Jumat (26/6/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.
Sedikitnya delapan unit rumah dilaporkan hangus terbakar. Sementara itu, sejumlah bangunan lain di sekitar lokasi mengalami kerusakan, mulai dari ringan hingga berat akibat besarnya kobaran api.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, api dengan cepat membesar dan merambat dari satu rumah ke rumah lainnya. Kondisi cuaca yang tengah memasuki musim kemarau serta dominasi bangunan berbahan kayu diduga menjadi faktor utama yang mempercepat penyebaran api. Bahkan, beberapa bangunan permanen turut terdampak dan mengalami kerusakan.
Warga setempat sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, besarnya kobaran api membuat upaya tersebut tidak mampu menghentikan laju si jago merah hingga akhirnya menghanguskan delapan rumah warga.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan tengah dalam penyelidikan pihak berwenang. Sementara itu, total kerugian akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp2 miliar, mencakup rumah yang ludes terbakar serta bangunan yang mengalami kerusakan.
Peristiwa ini menyebabkan sejumlah keluarga kehilangan tempat tinggal beserta harta benda mereka. Aparat pemerintah desa bersama instansi terkait saat ini masih melakukan pendataan terhadap jumlah warga terdampak serta kebutuhan mendesak di lokasi kejadian.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Empat Lawang segera mengambil langkah penanganan darurat serta berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan pemerintah pusat agar bantuan kemanusiaan dapat segera disalurkan.
Selain itu, warga juga mengharapkan perhatian dari berbagai pihak, termasuk lembaga sosial, dunia usaha, dan para dermawan, untuk membantu meringankan beban para korban yang kini membutuhkan tempat tinggal sementara, kebutuhan pokok, serta bantuan pemulihan pascakebakaran.
Hingga saat ini, proses pendataan korban dan penyelidikan penyebab kebakaran masih terus berlangsung. Sementara itu, warga terdampak mulai mengamankan sisa-sisa barang yang masih dapat diselamatkan dari lokasi kejadian.
(Tarmizi)





.jpg)


