JAMBI – Kemilau warisan tradisi Bumi Tali Undang Tambang Teliti sukses memukau publik. Pembukaan Pekan Budaya Merangin bertajuk "Menjemput Tuah, Merajut Marwah Adat Merangin" berlangsung meriah dan penuh pesona di Anjungan Merangin, Taman Mini Melayu Jambi, Jumat (26/6) malam.
Acara ini terasa begitu megah dan bertabur bintang. Panggung terbuka yang dilengkapi dua layar videotron raksasa serta tata lampu sorot yang apik, menyulap lokasi acara menjadi panggung mode yang spektakuler.
Daya tarik utama malam pembukaan terletak pada peragaan busana (fashion show) batik khas Merangin. Tidak tanggung-tanggung, para pejabat tinggi daerah turun langsung menjadi model di atas catwalk.
Gubernur Jambi, Al Haris, bersama Ketua TP-PKK Provinsi Jambi tampil serasi memamerkan keindahan motif batik khas Merangin. Langkah mereka kemudian diikuti oleh jajaran Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Jambi, serta anggota DPD RI, Elviana.
"Ini adalah bentuk nyata kebanggaan kita terhadap kekayaan adat dan kreativitas perajin batik Merangin," ujar Bupati Merangin, M. Syukur
Kemeriahan semakin memuncak saat unsur Forkopimda Merangin—mulai dari Kapolres, Dandim, Kajari, hingga Ketua DPRD Merangin—ikut ambil bagian.
Tak mau kalah, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Merangin beserta istri juga tampil kompak memperagakan busana batik, yang langsung disambut riuh tepuk tangan penonton.
Pekan Budaya Merangin ini dijadwalkan berlangsung hingga Minggu (28/6). Selama tiga hari berturut-turut, masyarakat akan disuguhkan dengan Berbagai Kreasi Lomba seni dan budaya yang menonjolkan kreativitas lokal serta Bazar dan stan khusus yang memamerkan produk UMKM dan kerajinan khas Merangin.
Meski rangkaian acara resmi dan bazar berlangsung hingga hari Minggu, malam puncak penutupan yang diprediksi akan menjadi magnet massa terbesar bakal digelar pada Sabtu (27/6) malam ini.
Pihak panitia menjanjikan penampilan seni budaya yang jauh lebih spektakuler dan atraktif sebagai penutup kemeriahan Pekan Budaya Merangin tahun ini. (*)



.jpg)


