LUBUKLINGGAU – Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Sumatera Selatan menetapkan Ali Muap, S.M., S.H. sebagai Ketua SMSI Kota Lubuklinggau. Penetapan tersebut dilakukan sebelum prosesi penyumpahan kepengurusan SMSI secara serentak di Palembang, Sumatera Selatan.
Ketua SMSI Provinsi Sumatera Selatan, Drs. Jon Heri, mengatakan penetapan Ali Muap sebagai Ketua SMSI Kota Lubuklinggau merupakan bentuk kesungguhan organisasi dalam memperkuat serta memajukan SMSI di daerah. Sebelumnya, Ali Muap diketahui merupakan bagian dari kepengurusan SMSI Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).
Jon Heri juga meminta jajaran SMSI Muratara segera mengirimkan kembali susunan kepengurusan terbaru menyusul adanya sejumlah pengurus yang berpindah ke Kota Lubuklinggau. Menurutnya, secara prinsip tidak ada perubahan terhadap penetapan sebelumnya, namun perlu dilakukan penyesuaian terhadap komposisi pengurus baru.
“Untuk SMSI Muratara, segera kirimkan kembali susunan pengurus baru karena ada beberapa pengurus yang pindah ke Kota Lubuklinggau. Pada prinsipnya tetap mengacu pada penetapan sebelumnya, hanya ada perubahan susunan pengurus,” ujar Jon Heri, Kamis (10/9/2026).
Ia menekankan agar seluruh anggota SMSI memiliki rasa memiliki terhadap organisasi. Menurutnya, semangat kebersamaan menjadi modal penting agar SMSI terus tumbuh dan berkembang sekaligus menjadi jembatan dalam mendorong kemajuan perusahaan media siber yang dimiliki para anggota.
Jon Heri juga berharap pemerintah dapat memberikan ruang dan dukungan terhadap berbagai langkah yang dilakukan SMSI. Dengan demikian, para pengurus dan anggota SMSI dapat mengambil peran strategis dalam mendukung program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan penyebarluasan informasi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Pada dasarnya SMSI sudah lebih awal melakukan berbagai terobosan untuk kemajuan organisasi maupun kiprah di luar organisasi. Karena itu, seluruh anggota harus terus meningkatkan peran dan kontribusinya,” jelasnya.
Ia juga mendorong seluruh anggota SMSI untuk lebih aktif memproduksi dan menyebarluaskan berita dari berbagai daerah. Dengan jumlah anggota yang mencapai ribuan di seluruh Indonesia, SMSI dinilai memiliki kekuatan besar dalam memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat.
“Bayangkan, anggota SMSI sudah ribuan di seluruh Indonesia. Jika semuanya aktif memberitakan berbagai perkembangan dari daerah masing-masing, tentu penyebarluasan informasi akan semakin luas,” katanya.
Selain penguatan pemberitaan, SMSI juga terus mengembangkan berbagai skema untuk mendukung para pegiat media online. Salah satunya melalui program Newsroom serta program Jaga Desa, yang diarahkan untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalisme pengelola media maupun pengelola website desa.
Melalui program tersebut, SMSI turut memberikan pelatihan serta pendampingan dalam pengelolaan dan perawatan website. Bahkan, website desa yang telah memiliki badan hukum dapat bergabung menjadi bagian dari anggota SMSI.
Dengan semakin kuatnya konsolidasi organisasi dan peningkatan kapasitas anggota, SMSI diharapkan mampu menjadi wadah profesional bagi perusahaan media siber sekaligus mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam membangun ekosistem informasi yang sehat, profesional, dan terpercaya.
(SMSI LINGGAU)







.jpg)


