Tanjungbalai - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara diduga mengamankan dua pria berinisial S alias A alias U bersama rekannya, R, di Jalan Lingkar Utara, Kelurahan Pematang Pasir, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai, pada Selasa 1/9/2026 sekitar pukuDidugal 00.14 WIB.
Keduanya diamankan petugas BNNP Sumut karena diduga hendak mengedarkan narkotika jenis pil ekstasi dan etomidate.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, S alias A alias U diduga merupakan adik dari salah satu anggota DPRD Kota Tanjungbalai. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari BNN Provinsi Sumatera Utara terkait penangkapan tersebut.
Ketua Aktivis Masyarakat Indonesia (AMI) Kota Tanjungbalai, Muhammad Ryanda Panjaitan, mendesak BNN Provinsi Sumatera Utara agar mengusut tuntas kasus tersebut dan mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.
“Kami meminta agar BNNP Sumut mengungkap keterlibatan oknum DPRD tersebut yang diduga membantu si S, yaitu memberikan bantuan dana,” ujar Myhammad Ryanda Panjaitan.
Selain itu, Ryanda juga menduga barang haram yang diamankan tersebut berkaitan dengan seseorang berinisial MI. Ia meminta BNNP Sumut tidak berhenti pada penindakan terhadap dua orang yang diamankan, tetapi juga menelusuri asal-usul barang dan pihak yang diduga sebagai pemiliknya.
“Kami juga menduga barang haram tersebut milik MI. Kami mendesak BNNP Sumatera Utara agar mengungkap dan menangkap pemilik barang haram tersebut apabila terbukti terlibat,” ucapnya.
Ryanda menambahkan, pengungkapan jaringan narkotika secara menyeluruh penting dilakukan agar pemberantasan peredaran narkoba di Kota Tanjungbalai tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, tetapi juga pihak yang diduga menjadi pemasok, pemodal maupun pengendali.
Ketua AMI berharap, BNNP Sumatera Utara dapat memberikan penjelasan resmi terkait kronologi penangkapan, barang bukti yang diamankan, serta perkembangan penyidikan kasus tersebut.
“Hingga kini, BNNP Sumatera Utara belum memberikan keterangan resmi terkait penangkapan dua pria yang diduga sebagai pengedar narkoba.” ucapnya.
(Z.Saragih)





.jpg)


