• Jelajahi

    Copyright © Postnewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Ketua DPRD Nias Tekankan Pengawasan Ketat Distribusi LPG 3 Kg Bersubsidi

    Postnewstv.co.id
    Saturday, August 29, 2026, 10:14 WIB Last Updated 2026-08-29T03:14:32Z

    KABUPATEN NIAS - Ketua DPRD Kabupaten Nias, Sabayuti Gulo, S.E., menekankan kepada Satgas dan pihak terkait untuk segera memperketat pengawasan serta mengambil langkah konkret mengatasi kelangkaan gas LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi yang dikeluhkan masyarakat. Hal itu disampaikannya di sela Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Nias yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna, Lantai II, Gunungsitoli Selatan, Jumat (28/8/2026).


    Rapat Paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Nias Sabayuti Gulo, S.E., didampingi Wakil Ketua Otoni Gea dan Maspena Gulo.


    Dalam kesempatan tersebut, Sabayuti Gulo menyampaikan bahwa informasi mengenai kelangkaan LPG 3 kg bersubsidi telah menjadi perhatian dan perbincangan di tengah masyarakat. Kondisi tersebut, menurutnya, juga telah diberitakan oleh sejumlah media.


    “Informasi yang telah beredar di masyarakat kita, serta beberapa fakta dan realita menunjukkan bahwa masyarakat Kabupaten Nias mengalami kelangkaan gas LPG 3 kilogram bersubsidi,” ujar Sabayuti Gulo.


    Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kelangkaan LPG bersubsidi merupakan persoalan serius karena gas tersebut menjadi salah satu kebutuhan penting masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.


    Ketua DPRD Nias juga menyoroti adanya informasi dari masyarakat mengenai dugaan pembatasan kuota LPG 3 kg yang diterima pengecer dari agen atau distributor.


    Menanggapi kondisi tersebut, Sabayuti Gulo meminta Satgas dan seluruh pihak yang memiliki kewenangan dalam pengawasan distribusi LPG segera melakukan langkah-langkah konkret untuk mencegah kelangkaan semakin meluas.


    “Satgas dan pihak yang telah diberikan kewenangan sebagai pengawas harus segera melakukan langkah-langkah untuk mencegah terjadinya kelangkaan gas LPG bersubsidi tersebut,” tegasnya.


    Ia juga meminta komisi DPRD yang membidangi persoalan tersebut bersama pemerintah untuk turun melakukan pengecekan dan memastikan penyebab kelangkaan LPG 3 kg di Kabupaten Nias.


    Menurutnya, masyarakat harus mendapatkan jaminan ketersediaan LPG bersubsidi serta memperoleh gas sesuai dengan harga yang telah ditentukan.


    “Kita berharap persoalan distribusi LPG 3 kg bersubsidi ini tidak membuat masyarakat kita mengalami kesulitan. Ketersediaan harus dijamin dan harganya juga harus sesuai dengan ketentuan,” ujarnya.


    Sabayuti menambahkan, pengawasan terhadap distribusi LPG 3 kg harus dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari agen, pangkalan hingga tingkat pengecer. Hal tersebut dinilai penting untuk memastikan distribusi berjalan sesuai ketentuan dan tidak terjadi kelangkaan di lapangan.


    “Terus dilakukan pengawasan ketat agar di tingkat pengecer dan pangkalan tidak ditemukan lagi adanya kelangkaan,” imbuh Sabayuti Gulo.


    (ArG) 

    Komentar

    Tampilkan