• Jelajahi

    Copyright © Postnewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Dari Anak Petani Menjadi Bupati Dua Periode: Kisah Inspiratif H. Joncik Muhammad

    Postnewstv.co.id
    Tuesday, June 2, 2026, 11:42 WIB Last Updated 2026-06-02T04:42:54Z

    Empat Lawang – Di bawah langit Sumatera Selatan, tepatnya di Desa Sawah, Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang, sebuah kisah inspiratif tentang ketekunan dan pengabdian lahir dari rahim kesederhanaan. Senin 1 Juni 2026.


    Pada 4 November 1970, seorang anak petani dilahirkan dari keluarga sederhana. Ia adalah H. Joncik Muhammad, S.Si., S.H., M.M., M.H.—sosok yang kelak menorehkan namanya dalam perjalanan sejarah daerahnya.


    Bagi generasi muda, kisah hidupnya menjadi kompas penuntun: bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk bermimpi, dan kesederhanaan bukanlah batas untuk meraih kesuksesan.


    Tumbuh di lingkungan pedesaan, ia terbiasa menyaksikan kerja keras kedua orang tuanya yang menggantungkan hidup dari hasil bumi. Namun, di balik itu, tumbuh semangat besar dalam dirinya untuk menuntut ilmu. Ia dikenal sebagai pribadi yang tekun belajar, aktif dalam organisasi, serta memiliki tekad kuat untuk maju.


    Perjalanan akademiknya membuahkan hasil gemilang. Ia berhasil meraih berbagai gelar di bidang sains, hukum, dan manajemen. Deretan gelar tersebut menjadi bukti bahwa latar belakang bukanlah penghalang bagi seseorang yang memiliki tekad dan kerja keras.


    Panggilan pengabdian kemudian membawanya memasuki dunia politik. Kariernya dimulai dari DPRD Kabupaten Lahat, di mana ia menjabat sebagai Ketua Komisi C pada periode 1999–2004.


    Seiring pemekaran wilayah, Kabupaten Empat Lawang lahir sebagai daerah otonom baru. Di sinilah kiprah H. Joncik Muhammad semakin menonjol. Ia terus menapaki tangga kepemimpinan dengan penuh dedikasi, di antaranya:


    - Ketua DPRD Empat Lawang (2007–2009)

    - Wakil Ketua DPRD Empat Lawang (2009–2014)

    - Ketua Komisi II DPRD Provinsi Sumatera Selatan (2014–2018)


    Setiap jabatan yang diembannya menjadi bukti komitmen dan kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinannya.


    Puncak pengabdiannya terjadi ketika ia dipercaya menjadi Bupati Empat Lawang. Dengan kerja nyata dan dedikasi yang konsisten, ia kembali terpilih untuk memimpin pada periode kedua.


    Di bawah kepemimpinannya, visi “Empat Lawang MADANI” diusung sebagai arah pembangunan daerah, yang mencerminkan nilai-nilai Makmur, Aman, Damai, Agamais, Nasionalis, dan Indah.


    Berbagai upaya pembangunan terus dilakukan, mulai dari peningkatan infrastruktur, pembenahan birokrasi, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kiprahnya pun tidak hanya terasa di tingkat lokal, tetapi juga di forum-forum provinsi dan nasional.


    Kini, langkah anak petani dari Desa Sawah itu telah menjelma menjadi jejak kepemimpinan yang menginspirasi. Ia membuktikan bahwa dari kesederhanaan dapat lahir pemimpin besar yang dicintai rakyat.


    Hingga hari ini, H. Joncik Muhammad tetap berdiri teguh, mengabdikan diri bagi masyarakat—baik dalam sunyi maupun riuh—mewujudkan perubahan nyata bagi tanah kelahirannya.


    (Tarmizi)

    Komentar

    Tampilkan