Nias Selatan – Kondisi jaringan kabel listrik yang tampak semrawut di Desa Golambanua II, Kecamatan Somambawa, Kabupaten Nias Selatan, menuai kekhawatiran serius dari masyarakat setempat. Kabel yang saling bersilangan dan tidak tertata rapi terlihat menggantung di sejumlah tiang listrik di area permukiman warga, sebagaimana terpantau pada Sabtu (25/4/2026).
Situasi tersebut dinilai berpotensi membahayakan keselamatan warga, terutama saat terjadi cuaca ekstrem seperti hujan deras dan angin kencang. Selain berisiko memicu korsleting listrik, kabel yang menjuntai rendah juga dapat mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk pengendara yang melintas di sekitar lokasi.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa kondisi tersebut telah berlangsung cukup lama tanpa adanya penanganan yang signifikan dari pihak terkait. Warga berharap ada tindakan cepat agar potensi bahaya tidak berujung pada insiden yang merugikan.
“Kalau dibiarkan terus, ini bisa sangat berbahaya. Apalagi kalau ada anak-anak bermain di sekitar sini,” ujarnya dengan nada khawatir. Ia juga menambahkan bahwa masyarakat kerap merasa was-was setiap kali melintasi area tersebut, terutama saat cuaca buruk.
Kekhawatiran warga semakin meningkat karena kondisi beberapa tiang listrik yang tampak miring dan tidak stabil. Infrastruktur yang sudah tidak kokoh ini dinilai memperbesar risiko kecelakaan, sehingga membutuhkan perhatian dan perbaikan segera dari instansi berwenang.
Sementara itu, seorang aktivis yang akrab disapa Mr. Wawan turut menyoroti persoalan tersebut. Ia menilai perlunya respons cepat dari pihak terkait untuk melakukan penertiban serta penataan jaringan kabel, termasuk memperhatikan instalasi jaringan telekomunikasi yang terus berkembang di wilayah Kecamatan Somambawa. Masyarakat pun berharap adanya pengecekan menyeluruh dan langkah perbaikan konkret agar keamanan dan kenyamanan lingkungan dapat kembali terjamin.
(Pidar Ndruru)





.jpg)


