KENDAL - Dalam musibah kebakaran yang menghanguskan tiga rumah warga di Desa Ngerjo, Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal, menyisakan duka mendalam bagi para korban. Salah satunya dialami Wihnawan (70) warga setempat yang kehilangan sebagian besar harta bendanya akibat peristiwa tersebut.
Wihnawan menuturkan, kebakaran terjadi begitu cepat, pada 9 Juni 2026, sekitar pukul 09.00 WIB saat dirinya tidak berada di rumah. Ia baru mengetahui rumahnya terbakar setelah mendapat kabar dari warga setempat
"Saat itu saya sedang berada di hutan. Sekitar jam sembilan pagi dikabari tetangga kalau rumah saya terbakar. Ketika sampai di rumah, kondisinya sudah sebagian hangus,” ungkap Wihnawan
Ia menjelaskan, api dengan cepat membesar dan melalap bangunan rumah karena sebagian besar konstruksi rumah terbuat dari kayu. Meski harus kehilangan harta benda dirinya mengaku bersyukur karena tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Di tengah kondisi pascakebakaran, para korban mendapatkan perhatian langsung dari Pemerintah Kabupaten Kendal. Pada Jumat (12/6/2026),
Di tengah tengah kondisi pascakebakaran para korban mendapatkan perhatian langsung dari Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari bersama para kepala OPD dan dinas terkait, serta pemerintah desa setempat, mengunjungi para korban rumah kebakaran di Desa Ngerjo Kecamatan Ringingarum, Jumat 12 Juni 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Kendal meninjau langsung kondisi rumah warga yang terdampak serta menyerahkan berbagai bantuan untuk meringankan beban para korban.
Bantuan yang disalurkan meliputi kasur lipat, tikar, selimut, beras, air mineral, makanan siap saji, pakaian, serta obat-obatan.
Sementara itu Kepala Desa Ngerjo, Isnaeni Alnas dalam kesempatan itu mengucapkan terima atas perhatian dari Pemerintah Kabupaten Kendal, terutama kepada Bupati Kendal yang hadir untuk untuk melihat kondisi warga terdampak rumah kebakaran.
"Terima kasih kepada Bupati Kendal yang hadir untuk melihat langsung kondisi warga, sekaligus menyerahkan bantuan sesuai keperluan para korban, dan tentunya ini sangat bermanfaat,"ujar Kades Ngerjo
Ia juga mengungkapkan, selain bantuan dari pemerintah daerah, warga Desa Ngerjo juga bergerak cepat melakukan aksi solidaritas.
Pemerintah desa bersama masyarakat membentuk relawan, mendirikan posko darurat, serta berkoordinasi dengan BPD dan RT/RW untuk penggalangan dana.
"Alhamdulillah, warga sangat kompak dan saling membantu. Ada tiga rumah yang terbakar, namun belum diketahui pasti penyebab dari kebakaran tersebut," jelasnya Isnaeni.
Para korban kebakaran menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Kehadiran pemerintah daerah dinilai sangatlah memberikan semangat dan harapan baru, bagi warga untuk bangkit dan memulai kembali kehidupan setelah mereka pascakebakaran,"pungkasnya
(Prawoto)



.jpg)


