• Jelajahi

    Copyright © Postnewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    STMJ dan Karang Taruna Kendal Berdiskusi Untuk Penguatan Program Regenerasi Petani Muda

    Saturday, May 2, 2026, 16:57 WIB Last Updated 2026-05-03T04:17:46Z

    KENDAL - Santri Tani Milenial Jayabinangun (STMJ) kerjasama dengan Karang Taruna Kendal bertujuan mendorong percepatan regenerasi petani muda di Kabupaten Kendal untuk keberlanjutan program ketahanan pangan


    Krisis regenerasi petani di Indonesia kian menjadi perhatian serius. Mayoritas petani saat ini didominasi usia di atas 50 tahun, sementara generasi muda dinilai semakin sedikit yang tertarik terjun ke Sektor pertanian.


    STMJ merupakan himpunan santri dari berbagai pondok pesantren di indonesia yang bergerak disektor pertanian untuk menghadapi ancaman serius, minimnya petani muda dapat berdampak pada keberlanjutan produksi pangan nasional di masa mendatang," kata Ketua STMJ Kendal Muhamad Sayidil Mursalin di Rumah Dinas Bupati Kendal, Sabtu, 2 Mei 2026.


    Ia menilai, masih banyak anak muda yang memiliki stigma negatif terhadap dunia pertanian. Bertani kerap dianggap pekerjaan yang identik dengan kotor, kumuh, dan tidak memberikan hasil yang menjanjikan secara ekonomi dan banyak yang berpikir bertani itu kotor, kumuh, dan hasilnya tidak menghasilkan. Padahal bukan begitu. Asalkan manajemennya ditata dengan baik, hasil bertani itu sangat menjanjikan,” tegasnya.


    Sebagai langkah konkret, STMJ akan menggelar Pendidikan dan Pelatihan Training of Trainer (TOT) pada 20-21 Mei 2026. Kegiatan ini akan memberikan pembekalan kepada pemuda santri dan anggota Karang Taruna di Kabupaten Kendal terkait pendidikan pertanian, perikanan, serta konsep pertanian terpadu yang diarahkan untuk mendukung swasembada pangan, ketahanan pangan, dan hilirisasi berkelanjutan.


    Setelah pelatihan, para peserta akan diterjunkan langsung ke lapangan untuk mempraktikkan ilmu yang diperoleh di berbagai sektor, mulai dari peternakan, perkebunan, hortikultura hingga bidang pertanian lainnya. Dalam pelaksanaannya, peserta akan mendapat pendampingan dari petugas penyuluh lapangan (PPL), Dinas Pertanian dan Pangan, Dinas Perikanan dan Kelautan Kendal, serta Kementerian Pertanian RI.


    Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kabupaten Kendal Nattaya Kenenza S,H, mengatakan bahwa pemuda harus menjadi subjek pembangunan. Tetapi harus menjadi penggerak utama dalam pertanian sebagai peluang besar bagi generasi muda untuk membangun kemandirian ekonomi sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah.


    "Keterlibatan pemuda dalam sektor pertanian menjadi langkah strategis dan semakin berkurangnya jumlah petani usia produktif. Ia menegaskan Karang Taruna" siap menjadi bagian dari gerakan regenerasi petani di Kabupaten Kendal anak muda harus mulai berani melihat pertanian sebagai peluang bukan sekadar pekerjaan tradisional. Kalau dikelola dengan inovasi dan semangat berkolaborasi pertanian bisa menjadi sektor yang menjanjikan,"pungkasnya


    (Prawoto)

    Komentar

    Tampilkan