Tanjungbalai, - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungbalai menyelenggarakan kegiatan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Pejabat Fungsional Penata Kelola Pemilu (PKP) Ahli Pertama di lingkungan Sekretariat Jenderal KPU Republik Indonesia, Kamis (22/1/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring dari Aula Gedung Kantor KPU Kota Tanjungbalai, berdasarkan Surat Sekretaris Jenderal KPU Nomor 03/SDM.09-Und/04/2026 tertanggal 21 Januari 2026.
Peserta pelantikan terdiri dari Yuhendra Tanjung, Pejabat Fungsional PKP Ahli Pertama Sekretariat KPU Kota Tanjungbalai, serta Khairul Walad Dairas, Pejabat Fungsional PKP Ahli Pertama Sekretariat KPU Provinsi Sumatera Utara. Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal KPU RI, Bernard Sutrisno Dermawan.
Dalam sambutannya, Bernard Sutrisno Dermawan menegaskan bahwa jabatan fungsional PKP memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas tata kelola pemilu yang profesional, akuntabel, dan berintegritas. Ia berharap para pejabat yang baru dilantik mampu bekerja secara cermat dan responsif, serta menjunjung tinggi nilai-nilai independensi dan netralitas sebagai aparatur penyelenggara pemilu.
"Kualitas penyelenggaraan pemilu sangat ditentukan oleh profesionalisme dan integritas sumber daya manusia di lingkungan KPU," ujarnya.
Kegiatan pelantikan ini turut dihadiri dan disaksikan oleh Anggota KPU Kota Tanjungbalai Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia, Ulil Amri, serta didampingi para Kepala Sub Bagian di lingkungan Sekretariat KPU Kota Tanjungbalai.
Sementara itu, Anggota KPU Kota Tanjungbalai Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia menyampaikan bahwa pelantikan tersebut bertujuan untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia di lingkungan KPU.
"Pelantikan ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas-tugas kepemiluan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik, sehingga kualitas penyelenggaraan pemilu ke depan semakin meningkat," pungkasnya.
(Z.Saragih).



