• Jelajahi

    Copyright © Postnewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Korban Hilang di Kebun Desa Lolo’ana’a Idanoi Ditemukan Selamat pada Hari Ketiga Pencarian

    Postnewstv.co.id
    Friday, January 30, 2026, 07:19 WIB Last Updated 2026-01-30T02:53:22Z

    Gunungsitoli - Upaya pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan hilang di kebun Desa Lolo’ana’a Idanoi, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli, akhirnya membuahkan hasil. Korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat pada hari ketiga pelaksanaan Operasi SAR, Kamis (29/01/2026).


    Korban diketahui bernama Amikira Batee (49), warga Desa Lolo’ana’a Idanoi. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban meninggalkan rumah pada Sabtu (24/01/2026) sekitar pukul 05.30 WIB dengan tujuan menuju kebun. Namun hingga beberapa hari kemudian, korban tidak kunjung kembali sehingga dinyatakan hilang.


    Atas kejadian tersebut, pihak keluarga melaporkan kehilangan korban ke Polsek Gido pada Senin (26/01/2026). Selanjutnya, pada Selasa (27/01/2026) pukul 09.30 WIB, keluarga kembali melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Nias dan meminta bantuan pencarian.


    Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas Nias segera melaksanakan Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) pada Selasa (27/01/2026) di sekitar area kebun Desa Lolo’ana’a Idanoi, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli.


    Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Nias, Putu Arga Sujarwadi, S.H., M.M., melaporkan bahwa Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban pada Kamis (29/01/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.


    Korban ditemukan dalam kondisi selamat di area kebun Desa Lolo’ana’a Idanoi, sekitar empat kilometer dari bagian belakang rumah korban. Penemuan tersebut terjadi pada hari ketiga Operasi SAR (H.3) sejak korban dilaporkan hilang.


    Setelah ditemukan, korban segera dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga. Selanjutnya, korban menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim medis dari Puskesmas setempat guna memastikan kondisi fisiknya.
    Berdasarkan hasil debriefing Tim SAR Gabungan, dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat serta telah diserahkan kepada keluarga dan tenaga medis, Operasi SAR secara resmi dinyatakan ditutup.


    Kantor Pencarian dan Pertolongan Nias menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur SAR dan masyarakat yang telah berpartisipasi aktif, sehingga pelaksanaan Operasi SAR dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.


    Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, antara lain Basarnas Nias, Koramil 01 Gunungsitoli, aparat desa, Puskesmas, pihak keluarga korban, serta masyarakat setempat. **
    Komentar

    Tampilkan