• Jelajahi

    Copyright © Postnewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Wali Kota Gunungsitoli Dorong Penguatan Pertanian Lokal untuk Kurangi Ketergantungan Pangan dari Luar Daerah

    Postnewstv.co.id
    Minggu, 25 Oktober 2026, 09:58 WIB Last Updated 2026-10-25T02:58:51Z

    GUNUNGSITOLI – Pemerintah Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, terus mendorong penguatan sektor pertanian lokal guna meningkatkan produksi pangan dan mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah. Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli, S.E., M.Si., saat berdialog dengan para petani di Aula Pertemuan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Gunungsitoli, Jumat (23/10/2026), dengan membahas peningkatan produktivitas, optimalisasi potensi pertanian, serta berbagai kendala yang dihadapi petani.


    Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Gunungsitoli tersebut dihadiri Kepala Dinas Darmawan Zagoto, S.P., bersama jajaran perangkat daerah dan penyuluh pertanian. Sejumlah petani dari berbagai wilayah turut hadir untuk menyampaikan kondisi dan potensi usaha tani mereka, mulai dari komoditas jagung, kelapa, cabai, padi, pisang, dan karet hingga berbagai hasil pertanian lainnya.


    Dalam arahannya, Sowa’a Laoli menyoroti ketergantungan daerah terhadap pasokan sejumlah kebutuhan pokok dari luar wilayah. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Kota Gunungsitoli untuk mengoptimalkan sumber daya pertanian yang tersedia agar produksi lokal dapat berkontribusi lebih besar dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.


    Wali Kota mengajak para petani agar mengelola usaha tani secara serius, konsisten, dan berorientasi pada peningkatan produksi serta produktivitas. Pengembangan sektor pertanian, menurut arah kebijakan yang disampaikan dalam pertemuan tersebut, tidak hanya bertujuan menjaga ketersediaan pangan, tetapi juga memperkuat kemandirian daerah melalui pemanfaatan potensi lokal secara optimal.


    Namun, peningkatan produksi pertanian masih dihadapkan pada sejumlah kendala. Dalam sesi dialog, para petani menyampaikan persoalan keterbatasan alat pertanian serta kesulitan menemukan pihak yang bersedia menampung hasil panen mereka. Kendala tersebut menjadi perhatian penting karena keberhasilan usaha tani tidak hanya ditentukan oleh jumlah produksi, tetapi juga oleh ketersediaan sarana pendukung dan kepastian akses pemasaran.


    Peningkatan produktivitas perlu diiringi dengan dukungan yang memadai, mulai dari sarana produksi, pendampingan penyuluh, hingga penguatan jaringan pemasaran. Tanpa dukungan tersebut, peningkatan hasil panen berpotensi belum memberikan dampak ekonomi yang maksimal bagi petani.


    Karena itu, pengembangan pertanian di Gunungsitoli membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan para petani. Penentuan komoditas unggulan di setiap wilayah juga perlu mempertimbangkan kesesuaian lahan, kebutuhan pasar, kemampuan produksi, serta ketersediaan sarana dan jalur distribusi hasil panen.


    Pertemuan tersebut menjadi ruang komunikasi bagi Pemerintah Kota Gunungsitoli untuk mendengar secara langsung aspirasi dan persoalan yang dihadapi petani di lapangan. Berbagai masukan yang disampaikan diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan langkah pembinaan dan pengembangan pertanian, termasuk peningkatan dukungan sarana pertanian dan perluasan akses pemasaran.


    Melalui dialog tersebut, Pemerintah Kota Gunungsitoli berharap pengembangan pertanian lokal dapat berjalan lebih optimal, produktif, dan berkelanjutan. Peningkatan hasil pertanian yang didukung sarana memadai serta pemasaran yang lebih baik diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani.


    Upaya ini sejalan dengan semangat Gunungsitoli Hebat, yakni mengoptimalkan potensi daerah untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan pengembangan sektor pertanian yang terarah dan berdaya saing, Kota Gunungsitoli diharapkan dapat secara bertahap mengurangi ketergantungan terhadap pasokan pangan dari luar daerah sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat.


    (Diskominfo Gunungsitoli.co.id/Pidar)

    Komentar

    Tampilkan