• Jelajahi

    Copyright © Postnewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Tanaman Padi Diserang Hama, Petani Kelompok Sinar Semi di Kabupaten Nias Khawatir Gagal Panen

    Postnewstv.co.id
    Rabu, 28 Oktober 2026, 13:09 WIB Last Updated 2026-10-28T06:09:50Z

    KABUPATEN NIAS – Tanaman padi milik anggota Kelompok Tani Sinar Semi di Desa Somi, Kabupaten Nias, Sumatera Utara, terancam gagal panen akibat serangan hama yang menyebabkan daun padi menguning, memerah, hingga memutih. Kondisi tersebut dikeluhkan Ama Lindung Gulo, Sekretaris Kelompok Tani Sinar Semi, saat ditemui wartawan Postnewstv.co.id di Kantor Berita Hiliweto Gido, Rabu (28/10/2026). Ia berharap petugas penyuluh pertanian segera turun ke lapangan untuk memeriksa kondisi tanaman dan membantu petani mengantisipasi kerugian.


    Ama Lindung Gulo menjelaskan, serangan hama yang menyerang tanaman padi milik petani menimbulkan kekhawatiran akan menurunnya hasil produksi, bahkan berpotensi menyebabkan gagal panen apabila tidak segera ditangani.


    Menurutnya, keberadaan petugas penyuluh pertanian sangat dibutuhkan untuk memberikan pendampingan, mengidentifikasi jenis hama, serta menyampaikan langkah penanganan yang tepat kepada para petani.


    Namun, ia mengeluhkan petugas penyuluh pertanian dinilai tidak pernah terlihat turun langsung meninjau lahan pertanian di wilayah Desa Somi, khususnya lahan milik anggota kelompok tani.


    Ia juga menyoroti keberadaan Kantor Balai Penyuluh Pertanian (BPP) yang menurutnya tidak jauh dari area persawahan. Meski demikian, ia mengaku belum melihat adanya kunjungan petugas untuk memantau kondisi tanaman padi yang sedang menghadapi serangan hama.


    “Seharusnya petugas penyuluh pertanian turun langsung melihat kondisi tanaman padi petani. Kami membutuhkan pendampingan agar serangan hama dapat segera diketahui dan ditangani sebelum menimbulkan kerugian yang lebih besar,” demikian keluhan yang disampaikan Ama Lindung Gulo.


    Menanggapi keluhan tersebut, aktivis DPD LIRA Nias, Aroziduhu Gulo, menyayangkan dugaan kurangnya keaktifan petugas penyuluh pertanian dalam melakukan pemantauan terhadap kondisi tanaman padi di wilayah Desa Somi.


    Saat dimintai tanggapan di Sekretariat Hiliweto Gido, Rabu (28/10/2026), Aroziduhu menilai pemantauan secara berkala dan deteksi dini terhadap serangan hama merupakan bagian penting dalam upaya melindungi tanaman petani dari ancaman gagal panen.


    Menurutnya, keterlambatan dalam mengidentifikasi serangan hama dapat memperbesar risiko kerusakan tanaman dan berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi bagi petani.


    Ia menegaskan bahwa petugas penyuluh pertanian diharapkan tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga aktif mendampingi petani di lapangan, terutama ketika mereka menghadapi persoalan yang dapat mengancam hasil produksi pertanian.


    Atas persoalan tersebut, Aroziduhu Gulo meminta Menteri Pertanian Republik Indonesia melakukan evaluasi terhadap kinerja petugas penyuluh pertanian di Kabupaten Nias, khususnya terkait pemantauan dan pendampingan kepada kelompok tani.


    Ia berharap evaluasi tersebut dapat mendorong peningkatan kualitas pelayanan penyuluhan pertanian sehingga para petani memperoleh pendampingan yang memadai dalam menghadapi serangan hama maupun persoalan teknis lainnya.


    Menurutnya, perhatian terhadap persoalan yang dihadapi petani di daerah merupakan hal penting untuk menjaga produktivitas pertanian, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan sebagaimana yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia.


    Hingga berita ini diterbitkan, wartawan belum berhasil menghubungi petugas penyuluh pertanian terkait untuk memperoleh keterangan dan klarifikasi mengenai keluhan tersebut. Keterbatasan akses komunikasi menjadi kendala dalam melakukan konfirmasi.


    Redaksi tetap membuka ruang bagi pihak Balai Penyuluh Pertanian (BPP) maupun petugas penyuluh pertanian terkait untuk memberikan penjelasan mengenai kondisi tanaman padi di Desa Somi, kegiatan pemantauan yang telah dilakukan, serta langkah penanganan terhadap serangan hama yang dikeluhkan petani.


    Pemberitaan ini diharapkan menjadi perhatian pihak terkait agar persoalan yang dihadapi petani dapat segera ditindaklanjuti dan risiko kerugian akibat serangan hama dapat diminimalkan.


    (Tim)

    Komentar

    Tampilkan