Turut hadir Staf Ahli Bupati Nias, para Asisten Sekda, Kepala Perangkat Daerah, Camat se-Kabupaten Nias, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Nias beserta jajaran, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nias beserta jajaran, Dewan Juri Pemilihan Duta Baca Kabupaten Nias Tahun 2026, pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), para kepala sekolah, guru pendamping, serta sepuluh finalis Pemilihan Duta Baca Kabupaten Nias Tahun 2026.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Nias, Martahani Desmaria Matondang, S.H., dalam laporannya menyampaikan bahwa Pemilihan Duta Baca Kabupaten Nias Tahun 2026 dimaksudkan untuk memberikan ruang apresiasi, kompetisi edukatif, dan kaderisasi literasi bagi peserta didik jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Nias.
Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan dan meningkatkan kegemaran membaca serta kecakapan literasi tutur di kalangan pelajar; mendorong peserta didik memahami, mengulas, dan menyampaikan gagasan dari bahan bacaan menggunakan bahasa sendiri secara santun, kreatif, dan inspiratif; memperkenalkan Gedung Layanan Perpustakaan Daerah Kabupaten Nias beserta fasilitas dan layanannya sebagai pusat pembelajaran dan pengembangan literasi masyarakat; menetapkan Duta Baca Pelajar Kabupaten Nias Tahun 2026 sebagai mitra Dinas Perpustakaan dan Arsip dalam menyosialisasikan gerakan literasi daerah; serta menjadikan sepuluh finalis terbaik sebagai penggerak literasi di sekolah masing-masing.
Berdasarkan rekapitulasi panitia, Pemilihan Duta Baca Kabupaten Nias Tahun 2026 diikuti oleh 81 peserta yang berasal dari 41 sekolah, terdiri atas 37 SMP Negeri dan 4 SMP Swasta. Dari seluruh peserta tersebut, sepuluh finalis terbaik berhasil melaju ke babak Grand Final.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa membaca merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang berpengetahuan, berkarakter, dan mampu menghadapi perubahan zaman. Melalui membaca, seseorang dapat memperluas wawasan, melatih kemampuan berpikir, memahami pengalaman orang lain, serta memperoleh gagasan untuk menyelesaikan berbagai persoalan.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya membutuhkan infrastruktur yang memadai, tetapi juga sumber daya manusia yang cerdas, kreatif, berintegritas, dan memiliki kemauan untuk terus belajar. Oleh karena itu, budaya membaca harus ditumbuhkan secara bersama-sama melalui peran keluarga, sekolah, perpustakaan, pemerintah, dan masyarakat.
Bupati Nias menjelaskan bahwa pemilihan Duta Baca yang menyasar peserta didik jenjang SMP merupakan langkah strategis, mengingat usia tersebut adalah masa penting bagi anak-anak untuk mengembangkan jati diri, memperluas pola pikir, membangun rasa percaya diri, serta meningkatkan kemampuan belajar melalui lingkungan dan interaksi dengan teman sebaya.
Bupati juga berpesan agar para pelajar yang terpilih sebagai Duta Baca dapat menjadi teladan sekaligus inspirasi bagi teman-temannya. Selanjutnya, sekolah dan guru pendamping juga diharapkan untuk terus membina kebiasaan membaca sebagai bagian dari kehidupan belajar sehari-hari. Terkhusus kepada Dinas Perpustakaan dan Arsip bersama Dinas Pendidikan diharapkan memperkuat sinergi, memperluas jangkauan kegiatan literasi, serta mengoptimalkan pemanfaatan Gedung Perpustakaan Daerah Kabupaten Nias sebagai ruang belajar, sumber inspirasi, dan ruang kreativitas masyarakat, khususnya generasi muda.
Mengakhiri arahannya, Bupati Nias mengajak seluruh pihak untuk mewujudkan semangat “Membaca Membuka Jendela Dunia, Pemuda Nias Inspirator Literasi Nias Maju” melalui tindakan nyata, yakni membangun kebiasaan membaca, memperkuat karakter, memperluas wawasan, serta mempersiapkan generasi Kabupaten Nias yang mampu berkarya dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.
Berikut hasil kejuaraan Duta Baca Kabupaten Nias Tahun 2026:
Juara I, Risda Telaumbanua, SMP Negeri 1 Bawolato
Juara II, Debora Valensia Giawa, SMP Negeri 1 Bawolato
Juara III, Karya Wulandari Lafau, SMP Negeri 4 Bawolato
Juara Harapan I, Meisenda Buaya, SMP Negeri 1 Gido
Juara Harapan II, Healthy Mutiara Christine Waruwu, SMP Negeri 1 Bawolato
Peringkat VI, Claresta Falentine Caroline Mendrofa, SMP Negeri 2 Hiliserangkai
Peringkat VII, Dewi Fitri Tafona’ö, SMP Negeri 10 Bawolato
Peringkat VIII, Abriel Man Wuaya Zai, SMP Negeri 1 Idanogawo
Peringkat IX, Diva Natalia Halawa, SMP Negeri 4 Bawolato
Peringkat X, Trifens Impian Sari Waruwu, SMP Negeri 4 Idanogawo.
Sumber Kominfo Kabupaten Nias
(ArG)







.jpg)

