LAMPUNG UTARA - Penyaluran Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) alokasi Juli–September 2026 di Desa Sinar Ogan, Kecamatan Abung Selatan, Kabupaten Lampung Utara, menuai keluhan dari sejumlah keluarga penerima manfaat (KPM). Berdasarkan penelusuran tim media, warga mengaku menerima tiga sak beras atau 30 kilogram, namun satu sak atau 10 kilogram per KPM kemudian diminta kembali oleh pihak RT dengan alasan akan dibagikan kepada warga lain yang tidak menerima bantuan.
Sejumlah warga yang enggan disebutkan namanya menuturkan hal tersebut kepada awak media pada Senin (28/9/2026).
Menurut keterangan warga, pada awalnya setiap KPM menerima tiga sak beras dengan berat masing-masing 10 kilogram. Namun, setelah bantuan diterima, satu sak dari setiap KPM kemudian diminta kembali.
“Kami awalnya diberi tiga sak beras, masing-masing 10 kilogram. Jadi totalnya 30 kilogram. Namun, satu sak dari setiap KPM diambil lagi oleh Pak RT dengan alasan akan dibagikan kepada warga lain yang tidak mendapatkan bantuan,” ujar salah seorang warga.
Warga tersebut mengaku kemudian mendapat informasi bahwa beras yang diambil tersebut diduga dibawa ke salah satu toko di sekitar Desa Sinar Ogan.
Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti awak media dengan meminta klarifikasi kepada Kepala Desa Sinar Ogan, Sarimun.
Saat dikonfirmasi, Sarimun mengaku belum mengetahui adanya pengurangan jatah beras bantuan terhadap KPM di wilayah desanya.
Sarimun menyatakan akan terlebih dahulu menanyakan persoalan tersebut kepada perangkat desa, termasuk kaur, kepala dusun (Kadus), dan ketua RT, guna memastikan informasi mengenai dugaan pengurangan jatah bantuan beras tersebut.
“Saya belum mengetahui terkait adanya pengurangan jatah beras tersebut. Nanti akan saya tanyakan terlebih dahulu kepada kaur, Kadus dan RT,” ujar Sarimun.
Usai melakukan konfirmasi kepada pemerintah desa, awak media kemudian mendatangi toko yang disebut warga sebagai lokasi yang diduga menjadi tempat dibawanya beras bantuan tersebut.
Namun, saat tiba di lokasi, toko dalam keadaan tutup. Rumah yang berada di lokasi tersebut juga tidak tampak berpenghuni meskipun pintu rumah terlihat terbuka.
Awak media telah memberikan salam dan mengetuk pintu, tetapi tidak ada pihak yang menemui.
Hingga berita ini diterbitkan, informasi mengenai dugaan pengurangan satu sak beras atau 10 kilogram dari setiap KPM tersebut masih memerlukan klarifikasi lebih lanjut dari pihak-pihak terkait.
(Tim)





.jpg)


