Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka meninjau secara langsung perkembangan serta percepatan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayah tersebut.
Kegiatan peninjauan turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Tanggamus, perwakilan Bupati Tanggamus, Kepala Pekon Sidokaton, serta elemen masyarakat setempat.
Dalam keterangannya di lokasi, Mayjen TNI Kristomei Sianturi menegaskan bahwa peran TNI dalam pembangunan ini adalah memberikan pendampingan penuh guna mempercepat pembangunan infrastruktur gedung koperasi.
Ia juga meluruskan berbagai narasi negatif yang sempat beredar di media sosial terkait lokasi pembangunan koperasi yang disebut-sebut terisolasi dan berada di bawah gunung.
“Faktanya, lokasi ini tidak seperti yang dinarasikan secara negatif dan viral. Ini merupakan hasil kesepakatan serta musyawarah para tokoh masyarakat. Nantinya fasilitas ini akan dimanfaatkan oleh warga sendiri. Tugas kami dari TNI adalah mendampingi percepatan pembangunan infrastruktur koperasi ini,” ujar Pangdam.
Lebih lanjut, Pangdam menjelaskan bahwa progres pembangunan fasilitas koperasi di wilayah Lampung, khususnya di Kabupaten Tanggamus di bawah naungan Kodim setempat, telah mencapai hampir 52 persen dari target yang ditetapkan.
Menanggapi maraknya informasi yang tidak benar (hoaks), Pangdam juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi serta lebih bijak dalam menyaring informasi.
“Pesan kami kepada masyarakat, jangan mudah percaya. Selalu lakukan klarifikasi. Ingat, apa yang kita baca belum tentu fakta, bisa jadi hanya persepsi atau bahkan provokasi. Jadi harus sangat hati-hati, lakukan check and recheck,” tegasnya.
Ia berharap, dengan hadirnya Koperasi Desa Merah Putih ini, masyarakat Pekon Sidokaton dan sekitarnya dapat menjaga serta memanfaatkan fasilitas yang ada secara optimal guna meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga.
(Hr)





.jpg)


