• Jelajahi

    Copyright © Postnewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Ratusan Warga Babatan Geruduk Mapolres Empat Lawang, Tuntut Pembebasan Jimi Suganda

    Postnewstv.co.id
    Wednesday, March 25, 2026, 07:39 WIB Last Updated 2026-03-25T00:39:53Z

    EMPAT LAWANG – Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Babatan menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolres Empat Lawang, Sumatera Selatan, Selasa (24/3/2026). Mereka kompak menuntut pembebasan Jimi Suganda yang dinilai ditangkap tidak sesuai prosedur.


    Aksi tersebut diikuti sekitar 120 orang massa yang datang menggunakan 12 mobil pickup, satu unit truk, dan enam sepeda motor. Setibanya di lokasi, massa langsung menggelar orasi secara terbuka di depan kantor kepolisian.


    Koordinator lapangan, Ardi, menegaskan bahwa aksi dilakukan secara damai sebagai bentuk penyampaian aspirasi masyarakat. Ia menyebut penangkapan terhadap Jimi Suganda diduga tidak sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.


    “Kami menuntut pembebasan Jimi Suganda yang kami nilai ditangkap tidak sesuai prosedur,” tegas Ardi dalam orasinya.


    Selain itu, massa juga mendesak agar dilakukan penyelidikan terhadap oknum anggota polisi yang diduga melakukan tindakan kekerasan saat proses penangkapan. Mereka menekankan pentingnya penegakan hukum yang profesional, humanis, serta menjunjung tinggi aturan yang berlaku.


    Perwakilan massa lainnya turut menyoroti pentingnya transparansi dalam proses hukum dan penerapan asas praduga tak bersalah. Mereka berharap tidak ada tindakan kekerasan dalam proses penyidikan dan berkomitmen terus mengawal kasus ini hingga memperoleh kepastian hukum.


    Dari pihak keluarga, disampaikan harapan agar Jimi Suganda mendapatkan keadilan serta berada dalam kondisi baik. Sementara itu, penasihat hukum keluarga menyatakan akan menempuh langkah hukum, termasuk mengajukan praperadilan.


    Menanggapi aksi tersebut, pihak Polres Empat Lawang menyatakan bahwa seluruh aspirasi masyarakat telah diterima dan akan ditindaklanjuti ke tingkat yang lebih tinggi. Selain itu, proses internal terhadap personel yang diduga melakukan pelanggaran juga tengah berjalan.


    Aksi unjuk rasa berlangsung sekitar satu jam, mulai pukul 11.30 hingga 12.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman dan kondusif. Massa kemudian membubarkan diri dengan tertib.


    (Tarmizi)

    Komentar

    Tampilkan