Pengakuan Kasiron, warga Desa Sidodadi Kecamatan Patean mengatakan, bersama sepuluh keluarga dan kerabatnya akan kembali lagi Ciledug Tangerang Selatan. Ia yang bekerja sebagai kuli bangunan merasa sangat terbantu dengan fasilitas balik rantau gratis.
Apalagi jika naik bus umum, maka per orang harus membayar tiket bus sekitar Rp 500.000 sampai 700.000. "Harapan saya, tiap tahun harus ada fasilitas bus mudik dan balik Lebaran gratis seperti ini," harapnya.
Pemerintah Daerah Kendal pada momen Lebaran tahun ini menyediakan dua bus untuk balik rantau gratis bagi warga Kendal tujuan Jabodetabek. Pemberangkatan dua bus balik rantau dilepas oleh Pj Sekda Kendal Agus Dwi Lestari di Alun-alun Kendal, Sabtu (28/3/2026) Pagi
Pj Sekda Kendal Agus Dwi Lestari mengatakan, fasilitas dua bus balik rantau gratis ini bekerja sama dengan PT Kawasan Industri Kendal (KIK) dan Bank Jateng Cabang Kendal. Sedangkan layanan tujuh bus mudik gratis dibiayai APBD Kendal dibantu Baznas Kendal.
"Fasilitas bus mudik gratis ada tujuh bus, tapi untuk bus balik ini hanya dua bus, karena untuk kembali ke Jakarta itu kebanyakan waktunya tidak sama," jelasnya. Pj Sekda Kendal berharap, sesama perantau saling membantu bila ada perantau yang mengalami masalah.
Para perantau juga harus memiliki semangat kerja, agar sukses dan bisa berkontribusi untuk Kabupaten Kendal. "Jaga kekompakan dan kebersamaan dan semangat agar sukses, sehingga bisa membantu saudara-saudara yang di Kendal,"pungkasnya
(Prawoto)

.jpg)


