• Jelajahi

    Copyright © Postnewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Tegur Jam Besuk, Dua Petugas Security RSUD Besemah Pagaralam Dianiaya Keluarga Pasien

    Postnewstv.co.id
    Tuesday, March 17, 2026, 12:19 WIB Last Updated 2026-03-17T05:22:25Z

    Pagaralam (Sumsel) – Aksi kekerasan terhadap dua petugas keamanan terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Besemah, Kota Pagaralam, Sumatra Selatan, setelah keluarga pasien tersinggung saat ditegur terkait aturan jam besuk, Senin (16/3/2026).


    Peristiwa tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) dan kini telah dilaporkan ke Polres Pagaralam untuk diproses secara hukum. Insiden bermula ketika dua orang yang diketahui berasal dari Kabupaten Empat Lawang datang untuk membesuk anggota keluarganya yang sedang dirawat di rumah sakit.


    Namun, kedatangan mereka bertepatan di luar jam besuk yang telah ditetapkan pihak rumah sakit. Petugas keamanan yang berjaga kemudian menegur dan meminta agar kunjungan dilakukan sesuai aturan, yakni secara bergantian.


    Teguran tersebut justru memicu emosi keluarga pasien. Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, situasi yang awalnya kondusif berubah menjadi aksi kekerasan. Kedua pelaku terlihat melayangkan pukulan bertubi-tubi kepada petugas keamanan. Bahkan, petugas lain yang mencoba melerai turut menjadi sasaran pemukulan.


    Akibat kejadian tersebut, dua petugas keamanan mengalami luka akibat tindak kekerasan di area rumah sakit yang seharusnya menjadi lingkungan aman dan kondusif bagi pelayanan kesehatan.


    Direktur RSUD Besemah Pagaralam, Ali Akbar Fitriansyah, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menyayangkan tindakan kekerasan yang dilakukan terhadap petugas yang tengah menjalankan tugas.


    “Kami sangat menyesalkan kejadian ini. Petugas security hanya menjalankan tugas sesuai aturan jam besuk rumah sakit. Kami berharap pihak kepolisian dapat mengusut tuntas peristiwa ini sesuai fakta,” ujarnya.


    Sementara itu, Kapolres Pagaralam AKBP Januar Kencana Setia Persada melalui Kepala SPKT Iptu Jinton Situmorang membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan pemukulan tersebut.


    “Kami sudah menerima laporan dugaan tindak pidana pemukulan terhadap dua petugas security di RSUD Besemah. Selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh Satuan Reserse Kriminal untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” kata Jinton.


    Pihak kepolisian juga akan menelaah rekaman CCTV sebagai bagian dari alat bukti dalam penanganan perkara.


    Insiden ini menjadi pengingat bahwa fasilitas kesehatan merupakan ruang pelayanan publik yang harus dijaga ketertiban dan keamanannya. Aturan seperti jam besuk diberlakukan demi menjaga kondisi pasien tetap stabil serta memastikan pelayanan medis berjalan optimal.


    (Tarmizi)

    Komentar

    Tampilkan