EMPAT LAWANG – Aksi pembegalan kembali meresahkan warga di jalur perbatasan Desa Manggilan dan Desa Gunung Meraksa Lama, Kecamatan Pendopo, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan. Bahkan, satu pelaku berhasil ditangkap warga saat bersembunyi di atas pohon kelapa.
Peristiwa tersebut terjadi pada H+3 Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, tepatnya Senin (23/3/2026) sekitar pukul 17.40 WIB, di tikungan Jalan Raya Desa Manggilan. Tiga warga Desa Ulak Dabuk, Kecamatan Talang Padang, menjadi korban dalam aksi nekat para pelaku.
Korban berinisial DA, SA, dan RS dipepet oleh dua orang pelaku yang mengendarai sepeda motor jenis Honda Beat Street warna hitam tanpa nomor polisi. Dalam aksinya, pelaku menendang kendaraan korban hingga terjatuh, lalu membawa kabur sepeda motor tersebut ke arah Pasar Pendopo.
Melihat kejadian itu, warga bersama perangkat desa langsung melakukan pengejaran. Pelaku yang membawa motor hasil curian berhasil dicegat di wilayah Sawah Lebar, Desa Gunung Meraksa Baru. Namun, pelaku terjatuh setelah kehilangan kendali dan melarikan diri, meninggalkan motor korban di lokasi.
Pengejaran kemudian berlanjut ke arah Desa Gunung Meraksa Lama. Kepala desa setempat mengerahkan warga untuk menyisir sejumlah titik yang dicurigai. Hasilnya, satu pelaku berinisial RA berhasil ditemukan dan ditangkap saat bersembunyi di atas pohon kelapa, yang sempat mengundang perhatian warga sekitar.
Kapolsek Pendopo, Ali Syahbana Harahap, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan bahwa pelaku diduga berjumlah tiga orang dan saat ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut.
“Anggota kami masih mendalami kasus ini untuk mengetahui kemungkinan keterkaitan dengan aksi pembegalan sebelumnya di lokasi yang sama, termasuk laporan dari warga Desa Tangga Rasa,” ungkapnya.
Saat ini, pelaku yang telah diamankan beserta barang bukti sedang menjalani pemeriksaan di Polsek Pendopo. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan di wilayahnya.
(Tarmizi)



.jpg)


