• Jelajahi

    Copyright © Postnewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Seorang Warga Desa Batulintang Tenggelam terbawa Arus Saat Mencari Ikan Di Sungai Musi

    Postnewstv.co.id
    Thursday, February 12, 2026, 19:46 WIB Last Updated 2026-02-12T12:46:33Z

    EMPAT LAWANG – Suasana duka menyelimuti Desa Batu Lintang, Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan. 


    Seorang warga dilaporkan tenggelam saat memasang perangkap ikan di Sungai Musi. Korban diduga terseret arus deras dan hingga kini belum ditemukan.


    Korban diketahui bernama Anjasmi Andesta (32). Insiden nahas itu terjadi pada Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. 


    Saat kejadian, korban bersama dua rekannya pergi ke Sungai Musi untuk memasang perangkap ikan seperti biasa.


    Namun situasi berubah jadi mencekam,, Setibanya di lokasi, ketiganya berpencar untuk memasang perangkap masing-masing. 


    Tak lama berselang, dua rekan korban mendengar teriakan minta tolong. Saat mereka mendatangi sumber suara, korban sudah tidak terlihat di permukaan sungai.


    Upaya pencarian sempat dilakukan secara mandiri di sekitar lokasi. 


    Sayangnya, korban tak kunjung ditemukan dan diduga kuat tenggelam terbawa arus Sungai Musi yang saat itu cukup deras.


    Kepala Basarnas Sumsel Raymond Konstantin membenarkan adanya laporan warga hilang akibat terseret arus.


     Ia menyampaikan pihaknya menerima informasi kejadian tersebut pada Rabu malam sekitar pukul 21.15 WIB. Tak menunggu lama, satu tim rescue langsung diberangkatkan ke lokasi.


    "Benar, laporan sudah kita terima dan saat ini Tim Rescue sudah berada di lokasi untuk melakukan pencarian," katanya kepada wartawan, Kamis (12/2/2026).


    Raymond menjelaskan, operasi pencarian melibatkan tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI/Polri, BPBD, relawan, hingga masyarakat setempat. Semua unsur turun tangan demi mempercepat proses pencarian.


    Tim SAR dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 melakukan penyisiran di aliran Sungai Musi sejauh kurang lebih 5 kilometer ke arah timur laut menggunakan perahu karet serta perahu milik warga.


    Sementara SRU 2, lanjut Raymond, akan melakukan penyelaman apabila kondisi memungkinkan dan juga menyebarkan informasi kepada masyarakat yang berada di sepanjang pesisir sungai.


    "Semoga dengan berbagai upaya yang kita lakukan ini korban dapat segera ditemukan," tutupnya.


    Di sisi lain, Kapolsek Ulu Musi Iptu Arsan memastikan bahwa proses pencarian masih terus dilakukan hingga hari kedua.


     Tim gabungan tetap bersiaga di lokasi menggunakan perahu karet dan melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai.


    "Iya pak, masih dalam pencarian (hari ke dua), tim SAR masih di lokasi," katanya, Kamis (12/2/2026).


    Terkait penyebab kejadian, dugaan sementara korban tenggelam setelah terkena rawai ikan miliknya sendiri. 


    Namun, pihak kepolisian menegaskan hal tersebut masih dalam tahap penyelidikan karena fokus utama saat ini adalah menemukan korban.


    "Kemungkinan korban terkena rawai ikannya sendiri, sehingga korban mengalami kesakitan, karena derasnya arus sungai sehingga korban tidak bisa melepas rawai yang mengenai tubuh korban," tulisnya.


    (Tarmizi)

    Komentar

    Tampilkan