Tanjungbalai - Sinergitas cepat antara Dinas Pemadam Kebakaran dan jajaran Polres Tanjungbalai kembali diuji. Senin dini hari (23/2/2026), kobaran api yang melahap bagian belakang rumah sekaligus kandang ternak. milik warga di Jalan FL. Tobing (Tekap), Gang Meranti Lk.V, Kelurahan Sirantau, Kecamatan Datuk Bandar, nyaris berubah menjadi kebakaran besar.
Informasi awal diterima sekitar pukul 00.50 WIB. Tanpa menunggu lama, armada pemadam langsung bergerak dan tiba di lokasi pukul 00.53 WIB. Sebanyak lima unit mobil pemadam yaitu, 005, 007, 009, 010, dan 014 diturunkan untuk menjinakkan api yang mulai membesar di area padat penduduk tersebut.
Hanya dalam tempo sekitar 12 menit, tepat pukul 01.05 WIB, api berhasil dikendalikan dan dilanjutkan proses pendinginan guna memastikan tidak ada titik api tersisa. Seluruh armada meninggalkan lokasi pada pukul 01.20 WIB setelah situasi dinyatakan aman dan terkendali.
Pantauan awak media di lokasi, yang terbakar merupakan bagian belakang rumah sekaligus kandang ternak milik Ramot Manurung (73). Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian material ditaksir mencapai jutaan rupiah.
Kasat Pol PP Pahala Zulpikar melalui Kabid Damkar Amatt Sukri, SH, menegaskan bahwa respons cepat tim di lapangan menjadi kunci mencegah api merambat ke rumah warga lainnya.
"Lokasi cukup padat, sehingga diperlukan gerak cepat agar api tidak meluas," ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Tanjungbalai AKBP Welman Feri, SIK., MIK melalui Kasi Humas IPDA Ruslan menyampaikan bahwa penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.
"Kami masih melakukan pendalaman untuk memastikan sumber api dan faktor pemicunya," tegasnya.
Untuk Peristiwa ini sukri menambahkan, kembali menjadi pengingat bagi warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada instalasi listrik dan sumber api terbuka di sekitar rumah.
"Respons sigap aparat gabungan membuktikan bahwa koordinasi lintas instansi di Kota Tanjungbalai berjalan sasaran, efektif, cepat, terukur, dan tepat sasaran," ujarnya mengakhiri.
(Zulham Saragih).



