• Jelajahi

    Copyright © Postnewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    39 Anggota Saka Adhyasta Pemilu Dilantik Bawaslu Kendal Perkuat Peran Generasi Muda Dalam Pengawasan Demokrasi

    Wednesday, February 11, 2026, 17:54 WIB Last Updated 2026-02-12T11:02:01Z




    KENDAL -  Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kendal melaksanakan Pelantikan Anggota Peserta Didik Saka Adhyasta Pemilu pada, Rabu (11/2/2026). 


    Kegiatan ini diikuti oleh 39 anggota Saka Adhyasta Pemilu yang berasal dari berbagai pangkalan SMA, SMK, dan universitas di Kabupaten Kendal.


    Pelantikan dipimpin langsung oleh Pimpinan Saka Adhyasta Pemilu Kabupaten Kendal, M. Habibi, S.H.I., dan menjadi momentum penguatan peran generasi muda sebagai agen pengawasan partisipatif Pemilu.


    “Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, tetapi awal pengabdian untuk ikut mengawal Pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas. Anggota Saka Adhyasta Pemilu diharapkan menjadi agen perubahan, pelopor pengawasan partisipatif, serta mampu mengedukasi masyarakat mulai dari lingkungan terdekat,” ujar Habibi.


    Dalam arahannya, Andalan Pengawas Internal Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kendal, Iryanto, menegaskan bahwa Pramuka, khususnya Saka Adhyasta Pemilu, memiliki peran strategis dalam membangun karakter generasi muda yang berintegritas.


    “Pramuka adalah wadah pembinaan karakter. Melalui Saka Adhyasta Pemilu, adik-adik Pramuka diharapkan menjadi generasi yang jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan siap menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Iryanto.


    Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam pengawasan Pemilu sejak dini, terlebih Saka Adhyasta Pemilu kini telah berkembang hingga tingkat nasional.


    Kegiatan pelantikan dilanjutkan dengan lokakarya krida yang membekali peserta didik dengan pemahaman teknis pengawasan Pemilu. Instruktur Krida Pengawasan, Danang Gatot Dwijoyo, menyampaikan bahwa pengawasan Pemilu tidak hanya dilakukan saat tahapan berlangsung, tetapi juga di luar tahapan.


    “Pengawasan Pemilu bisa dimulai dari hal paling dekat, seperti memastikan data pemilih dalam keluarga sudah benar. Generasi muda harus melek data pemilih karena mereka adalah pemilih masa depan,” jelas Danang.


    Sementara itu, Instruktur Krida Pencegahan, Cahya Wulan Martiana, menyoroti pentingnya edukasi kepemiluan untuk meningkatkan literasi demokrasi masyarakat.


    “Pencegahan pelanggaran Pemilu tidak bisa dilakukan sendiri. Perlu keterlibatan masyarakat, termasuk melalui edukasi di sekolah, kampus, komunitas, dan media sosial yang dekat dengan generasi muda,” katanya.


    Materi terakhir disampaikan oleh Instruktur Krida Penanganan Pelanggaran, Afida Nur Asasi, yang menekankan keberanian dan kepedulian sebagai kunci pengawasan partisipatif.


    “Pemilu yang sukses adalah Pemilu dengan minim pelanggaran. Anggota Saka harus berani melapor jika menemukan pelanggaran, termasuk politik uang dan pelanggaran netralitas,” tegas Afida.


    Melalui pelantikan dan rangkaian lokakarya ini, Bawaslu Kabupaten Kendal berharap Saka Adhyasta Pemilu semakin solid sebagai mitra strategis dalam menyosialisasikan nilai-nilai pengawasan partisipatif, menekan potensi pelanggaran, serta menjaga Pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas,"pungkasnya


    (Prawoto)

    Komentar

    Tampilkan