• Jelajahi

    Copyright © Postnewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Lewat Himbauan Kamtibmas, Kapolres Merangin AKBP. Kiki Berhasil Gerakkan SAD Serahkan Senjata Rakitan

    Selasa, 03 November 2026, 15:10 WIB Last Updated 2026-11-03T10:46:32Z

    MERANGIN – Keberhasilan himbauan yang dicanangkan oleh Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Efendi, S.I.K., M.H., kepada masyarakat Suku Anak Dalam (SAD) untuk menyerahkan senjata api rakitan atau kecepek secara sukarela menjadi bukti bahwa pendekatan humanis dan edukasi mampu menghasilkan perubahan nyata.


    Berdasarkan pantauan redaksi di berbagi platform media sosial, awalnya tidak sedikit pihak yang pesimistis. Bahkan, muncul anggapan bahwa imbauan tersebut akan sulit membuahkan hasil jika hanya sebatas seruan. Mengingat senjata rakitan telah lama dikenal sebagian masyarakat sebagai bagian dari kebiasaan mereka.


    Namun, kenyataan di lapangan justru menunjukkan hal berbeda. Satu per satu kelompok Temenggung SAD di Kabupaten Merangin mulai merespons positif. Mulai dari kelompok Temenggung Jang, Jhon, Sikar, Ngepas, Bujang Ndong hingga kelompok Tumenggung Jelitai, secara sukarela menyerahkan senjata api rakitan kepada pihak kepolisian.


    Bahkan, dalam rangkaian kegiatan beberapa hari terakhir, puluhan pucuk senjata rakitan berhasil diserahkan. Gerakan ini pun mulai meluas hingga Kabupaten Sarolangun, setelah kelompok Temenggung Nyasak turut mengikuti langkah serupa.


    Fenomena tersebut menjadi bukti bahwa imbauan Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Efendi, tidak hanya berhasil di wilayah hukumnya, tetapi juga mulai menginspirasi masyarakat SAD di kabupaten tetangga untuk bersama-sama menjaga keamanan.


    Keberhasilan ini tentu tidak terlepas dari strategi AKBP Kiki Firmansyah Efendi yang menginstruksikan jajaran Kapolsek dan personel agar mengedepankan sosialisasi, edukasi, serta pendekatan humanis kepada masyarakat SAD.


    Sebab, membangun kesadaran tidak cukup hanya dengan instruksi. Dibutuhkan kesabaran, komunikasi, dan kepercayaan agar masyarakat memahami pentingnya menjaga keamanan bersama.


    Kini, apa yang semula diragukan justru menjadi gerakan positif. Penyerahan senjata secara sukarela menunjukkan bahwa masyarakat SAD juga memiliki keinginan untuk hidup aman, damai, dan berdampingan dengan masyarakat lainnya.


    Tentu, capaian ini bukan akhir dari tugas kepolisian. Sosialisasi dan pembinaan harus terus dilanjutkan agar kesadaran tersebut tumbuh secara berkelanjutan.


    Pada akhirnya, keberhasilan Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Efendi, bukan hanya tentang berapa banyak senjata rakitan yang berhasil diserahkan, melainkan bagaimana membangun kepercayaan sehingga masyarakat dengan kesadaran sendiri ikut menjaga keamanan dan ketertiban bersama.(*) 

    Komentar

    Tampilkan