GUNUNGSITOLI – Pemerintah Kota Gunungsitoli terus memperkuat koordinasi dan sinergi dengan Pemerintah Pusat dalam mendorong pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap konektivitas wilayah serta peningkatan pelayanan dasar bagi masyarakat.
Upaya tersebut dilakukan melalui audiensi Pemerintah Kota Gunungsitoli dengan Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia yang berlangsung di Ruang Rapat Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Jakarta, Kamis (17/9/2026).
Audiensi dipimpin langsung Wali Kota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli, S.E., M.Si., didampingi Anggota DPRD Kota Gunungsitoli Karianus Gea, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Gunungsitoli Ir. Wira Halawa, S.T., serta Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Gunungsitoli Ir. Wija Delvianto Zega, S.T., M.Si. Rombongan diterima langsung oleh Wakil Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia, Ir. Diana Kusumastuti, M.T.
Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kota Gunungsitoli menyampaikan sejumlah kebutuhan dan rencana pembangunan infrastruktur strategis yang membutuhkan dukungan serta sinergi dengan Pemerintah Pusat.
Pembahasan meliputi sektor jalan dan konektivitas antarwilayah, sumber daya air, dukungan terhadap pembangunan Sekolah Rakyat, hingga penyediaan sarana dan prasarana kawasan permukiman.
Pada sektor konektivitas, pembahasan diarahkan pada penguatan jaringan infrastruktur yang menghubungkan Kota Gunungsitoli dengan kabupaten lainnya di wilayah Kepulauan Nias. Peningkatan konektivitas diharapkan dapat mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, distribusi barang dan jasa, serta aktivitas ekonomi antarwilayah.
Sementara di bidang sumber daya air, Pemkot Gunungsitoli menyampaikan kebutuhan pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi. Infrastruktur tersebut dinilai penting untuk meningkatkan pelayanan air irigasi, mendukung produktivitas sektor pertanian, serta memperkuat ketahanan pangan daerah.
Selain jaringan irigasi, turut dibahas rehabilitasi intake dan pipa transmisi air baku Sungai Nou. Penanganan infrastruktur tersebut berkaitan dengan keberlanjutan penyediaan air baku sebagai salah satu kebutuhan dasar masyarakat.
Audiensi juga membahas rencana pembangunan Sekolah Rakyat, termasuk kebutuhan infrastruktur dan sarana pendukung yang diperlukan agar program tersebut dapat dilaksanakan dengan dukungan fasilitas yang memadai.
Pada sektor infrastruktur permukiman, pembahasan mencakup penyediaan sarana dan prasarana pendukung jalan di kawasan permukiman Kota Gunungsitoli. Dukungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas, memperkuat konektivitas antarpermukiman, serta meningkatkan kualitas pelayanan infrastruktur dasar yang digunakan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.
Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur membutuhkan kolaborasi lintas pemerintahan. Sinergi antara pemerintah daerah dan Pemerintah Pusat dinilai penting agar kebutuhan pembangunan daerah dapat diselaraskan dengan kebijakan serta program pembangunan nasional.
Audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Gunungsitoli membangun komunikasi yang lebih intensif dengan Pemerintah Pusat dalam memperjuangkan berbagai kebutuhan pembangunan daerah.
Berbagai agenda yang telah dibahas diharapkan dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan, kebijakan, serta tahapan perencanaan dan penganggaran yang berlaku.
Melalui penguatan sinergi tersebut, Pemerintah Kota Gunungsitoli terus mendorong pembangunan infrastruktur yang tidak hanya memperkuat konektivitas wilayah, tetapi juga mendukung ketahanan pangan, keberlanjutan pelayanan air baku, pengembangan kawasan permukiman, serta peningkatan kualitas pelayanan dasar bagi masyarakat menuju Gunungsitoli Hebat.
(Diskominfo Gunungsitoli.co.id/Pidar)







.jpg)

