• Jelajahi

    Copyright © Postnewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Ratusan Masyarakat Datangi Polres Tanjungbalai, Desak Tangkap Pelaku Penyelundupan Ballpres

    Wednesday, September 23, 2026, 10:18 WIB Last Updated 2026-09-23T11:38:51Z

    Tanjungbalai - Ratusan Masyarakat mendatangi Polres Tanjungbalai, Selasa malam (22/9/2026). Massa mendesak kepolisian segera mengungkap dan menangkap pihak yang diduga terlibat dalam penyelundupan ballpres.


    Usai mendatangi Polres Tanjungbalai, masyarakat bergerak menuju sebuah gudang di Jalan Cermai Pasar Vll, Lingkungan V, Kelurahan Sijambi, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai. Gudang tersebut diduga menjadi tempat penyimpanan ballpres ilegal.


    Setibanya di lokasi, massa berupaya masuk ke dalam gudang untuk melakukan pemeriksaan. Namun, aksi tersebut dihadang personel Polres Tanjungbalai.


    Massa meminta polisi mengizinkan mereka melakukan pemeriksaan karena menduga masih terdapat ballpres di dalam gudang tersebut.


    Salah seorang warga, Lala, mengklaim sebelumnya terdapat sekitar empat mobil pik up yang membawa ballpres masuk ke lokasi. Ia juga menduga kendaraan tersebut mendapatkan pengawalan dari oknum aparat penegak hukum (APH) berinisial NN.


    "Ballpres tersebut mau dibawa ke sebuah gudang di Kampung Baru atau Jalan D.I. Panjaitan. Ada sekitar empat mobil pik up. Siang masuk satu per satu, kemudian sekitar pukul 21.00 WIB masuk dua mobil lagi," ujar Lala dengan lantang saat di wancarai Postnewst.co.id di Lokasi. 


    Sementara itu, PS Kabag Ops Polres Tanjungbalai, AKP Natal Fernando Saragih, mengatakan kedatangan massa ke lokasi bermula dari informasi masyarakat terkait dugaan keberadaan ballpres ilegal di gudang milik Ahmad Ular.


    "Setibanya di lokasi, kami mengajak empat orang perwakilan dari massa untuk mengecek langsung ke dalam gudang yang dimaksud," ujarnya.


    Hasil pemeriksaan bersama tersebut, kata Natal, tidak menemukan ballpres di dalam gudang.


    Namun, salah seorang perwakilan massa, Rahmad Situmorang, mengaku menemukan kondisi berbeda saat memasuki bagian belakang gudang.


    "Awalnya di bagian belakang gudang gelap. Setelah perwakilan massa diizinkan masuk, kondisi menjadi terang. Kami menduga ballpres tersebut sudah digeser sebelum massa datang ke lokasi," kata Rahmad.


    Rahmad mendesak Polres Tanjungbalai mengusut dugaan penyelundupan tersebut dan menangkap pihak yang terbukti terlibat.


    Lala juga menyebut ballpres yang diduga masuk ke wilayah Tanjungbalai tersebut merupakan milik pihak berinisial M dan L. Namun, informasi tersebut masih berupa klaim massa dan belum terkonfirmasi secara resmi oleh kepolisian.


    Situasi di lokasi gudang sempat memanas ketika massa mendesak masuk. Sempat terjadi aksi saling dorong antara massa dan personel kepolisian.


    Petugas kemudian berupaya meredam situasi hingga kondisi kembali kondusif. Polisi juga mengarahkan massa agar tidak melakukan tindakan sendiri dan menyerahkan proses pemeriksaan serta penanganan dugaan penyelundupan tersebut kepada aparat penegak hukum.


    (Z.Saragih). 

    Komentar

    Tampilkan