Tanjungbalai - Polsek Sei Tualang Raso (STR) berkomitmen menjaga generasi muda dari ancaman narkotika dan perjudian digital. Komitmen ini diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba, judi online, serta pencegahan tawuran antar pelajar yang digelar di SMK I Perikanan dan SMK II Kota Tanjungbalai, Jalan Sei Agul, Kelurahan Sei Raja, Kecamatan Sei Tualang Raso, Rabu (15/7).
Kegiatan yang dimulai pukul 12.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolsek STR, IPTU Syafrizal, S.Sos., didampingi Kanit Intelkam Polsek STR Aiptu Safrizal, Kanit Binmas Aiptu SR Sitorus, dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Pasar Baru Aiptu RO. Hasibuan.
Dalam arahannya di hadapan para siswa dan siswi, Kapolsek STR IPTU Syafrizal menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada pihak sekolah yang telah mengundang kepolisian untuk memberikan edukasi penting ini.
IPTU Syafrizal secara khusus menyoroti istilah "penyalahgunaan" narkoba agar para siswa paham esensinya. Menurutnya, narkoba pada dasarnya diciptakan untuk kepentingan medis dan pengobatan di bawah pengawasan dokter.
"Narkoba itu ada peruntukannya dalam ilmu medis, salah satunya untuk menenangkan pasien dengan penyakit tertentu. Menjadi salah guna ketika dikonsumsi oleh kita yang sehat walafiat. Di situlah letak bahayanya yang bisa merusak fisik dan masa depan," ujar IPTU Syafrizal.
Selain narkoba, Kapolsek juga menyoroti maraknya fenomena judi online yang kini mulai merambah lingkungan sekolah melalui kepemilikan ponsel pintar (smartphone). Mengingat hampir setiap pelajar kini memegang ponsel, benteng utama untuk mencegahnya adalah penguatan iman dan kesadaran diri.
"Hampir semua orang punya handphone, jadi pencegahan terbaik harus dimulai dari diri sendiri dengan meningkatkan keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kalian harus sadar bahwa judi online ini hanya akan merusak masa depan kalian," tegasnya.
Polsek STR juga menitipkan pesan kepada para guru dan tenaga pendidik agar lebih ekstra dan teliti dalam mengawasi serta memberikan arahan kepada siswa-siswi selama di lingkungan sekolah. Tak kalah penting, pihak sekolah juga diminta terus berkoordinasi dengan orang tua murid. Pengawasan di luar sekolah oleh orang tua sangat krusial agar anak-anak tidak terjerumus ke dalam lingkaran hitam judi online dan narkoba.
Di akhir sosialisasinya, Kapolsek STR juga mengingatkan para pelajar untuk menjauhi aksi tawuran antar sekolah. Menurutnya, tawuran tidak membawa manfaat sama sekali, melainkan hanya merugikan diri sendiri, orang tua, serta mencoreng nama baik sekolah.
(Z.Saragih).



.jpg)


