Tanjungbalai - Satpolairud Polres Tanjung Balai memperketat pengawasan dan pemantauan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di wilayah pesisir Tanjung Balai, Sabtu (4/7).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar tepat sasaran dan mencegah segala bentuk penyelewengan.
Kapolres Tanjung Balai melalui Kasat Polairud AKP M. Tanjung, S.H., menyampaikan bahwa pengecekan ini menyasar beberapa aspek penting, mulai dari keselamatan, kepatuhan distribusi, hingga operasional teknis di lapangan. Salah satu titik yang dipantau adalah SPBB Teluk Nibung yang memiliki kuota solar subsidi sekitar 80.000 kiloliter per bulan.
"Kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan solar subsidi benar-benar diterima oleh yang berhak, yaitu nelayan kecil dengan kapal ukuran di bawah 30 Gross Ton (GT). Tim juga memeriksa kelaikan alat pompa (tera), fasilitas keselamatan seperti ketersediaan APAR (Alat Pemadam Api Ringan), serta kelengkapan surat rekomendasi dari dinas terkait," ujar AKP M. Tanjung.
Sampai saat ini, situasi keamanan di wilayah pesisir Tanjung Balai tetap terjaga dengan baik. Satpolairud Polres Tanjung Balai berkomitmen akan terus melakukan pengawasan serta patroli dialogis guna mengantisipasi praktik penimbunan BBM oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
(Z.Saragih).



.jpg)


