Tanjungbalai - Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim melakukan kunjungan sekaligus menghadiri ekspose RSUD dr. Tengku Mansyur Kota Tanjungbalai. Saat tiba, Wali Kota didampingi Plt. Kadis Kesehatan Safrina Harahap diterima langsung direktur RSUD dr,. Tengku Mansyur, Dian Ramadha Sari beserta jajaran. Acara berlangsung di Aula RSUD dr. Tengku Mansyur, Kamis (5/2/2026)
Dalam paparan (Ekspose) yang disampaikan, direktur RSUD dr. Tengku Mansyur, Dian Ramadha Sari, memaparkan situasi exiting RSUD saat ini. Beban dan permasalahan yang muncul serta kebijakan-kebijakan baru terkait aturan perumahsakitan yang merupakan tantangan RSUD untuk memenuhinya.
Dalam pemaparan tersebut, direktur juga memaparkan rencana aksi dalam memenuhi kamar KRIS (Kelas Rawat Inap Standar) yang merupakan sistem pelayanan rawat inap baru bagi peserta BPJS Kesehatan yang menggantikan sistem kelas 1, 2, dan 3 dengan standar fasilitas seragam, pemenuhan klasifikasi Rumah Sakit sesuai kompetensi dan pengembangan layanan yang mungkin dilakukan, jelasnya.
Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim dalam arahannya mengatakan kualitas layanan kesehatan dan Universal Health Coverage (UHC) untuk masyarakat Kota Tanjungbalai adalah pilar utama yang harus diwujudkn ditengah masyarakat. Perwujudan ini akan dibuktikan dengan dukungan moril, materil dan penguatan komitmen yang akan saya evaluasi terus melalui direktur RSUD nantinya.
"Penerapan kebijakan baru Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) dari Kementerian Kesehatan. Kebijakan, yang diatur dalam Perpres 59/2024 tentang perubahan ketiga atas Perpres 82/2018, menggantikan sistem BPJS Kesehatan kelas 1, 2, dan 3 harus terus dioptimalkan dan didukung dengan layanan yang optimal agar pemanfaatannya dirasakan masyarakat," harap Wali Kota.
Kunjungan ini merupakan salah satu program kerja dari Wali Kota untuk mengunjungi dan memperkuat layanan dasar kesehatan yang menjadi kebutuhan masyarakat. Dengan fasilitas dan pelayanan yang semakin membaik
Wali Kota juga mengajak seluruh masyarakat Kota Tanjungbalai untuk berobat dan mempercayakan kesehatannya ke RSUD dr. Tengku Mansyur.
Pada akhirnya berdasarkan masukan dari dokter spesialis, keperawatan, penunjang medis, dewan pengawas dan perangkat tadi, saya menyimpulkan bahwa yang dibutuhkan adalah komitmen untuk bekerja sebaik-baiknya, memberi pelayanan dan mengembangkan kemampuan diri untuk menjadikan RSUD siap bersaing dengan kebijakan dan tuntutan kesehatan, tegasnya.
Terakhir, Wali Kota Mahyaruddin menekankan agar direktur RSUD beserta jajaran terus berkomitmen menjaga kualitas pelayanan kesehatan agar tetap berjalan lancar dan benar-benar memaksimalkan kualitas layanannya,” pungkas Wali Kotaa.
Turut hadir dewan pengawas (Dewas) BLUD, Fathur rohman, Kepala BPKPD, Siti fatimah, Plt Kadis Kesehatan, Safrina Yanti Harahap serta jajaran RSUD dr Tengku Mansyur.
(Nia Saragih).



