KENDAL - Terkait suasana di SD N 1 Petung, Kecamatan Pageruyung, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Tampak berbeda dari biasanya. Jika biasanya riuh rendah suara anak-anak hanya terdengar saat jam istirahat di kantin, kali ini aroma harum masakan menggugah selera justru menyeruak dari ruang-ruang kelas pada, Senin (2/2/2026) Pukul 09.00 WIB.
Program yang menjadi salah satu unggulan dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia ini akhirnya tiba juga di sekolah mereka yang terletak di daerah pegunungan ini. Gemuruh sorak sorai siswa terdengar ketika mobil pengangkut rantang makanan memasuki area sekolah.
Hari ini menjadi momen bersejarah bagi ratusan siswa di sekolah yang terletak di wilayah perbukitan tersebut. Untuk pertama kalinya, program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi menyapa meja-meja kayu tempat mereka menimba ilmu.
"Hari ini Senin 2 Pebruari 2026 adalah hari yang sangat berbahagia bagi kita semua, terutama bagi siswa-siswi kami," ujar Christiana Maria Tjitjik, S.Pd.SD., Kepala SD Negeri 1 Petung, dengan suara bergetar haru. "Selama ini, banyak dari mereka yang membawa bekal sangat sederhana, bahkan ada yang tidak sarapan sama sekali. Kehadiran program MBG ini adalah angin segar dan jawaban dari doa kami."
Proses pembagian makanan berjalan tertib dan penuh kekeluargaan. Setiap kelas secara bergantian mendekati meja distribusi yang telah disiapkan. Di atas meja tertata ratusan kotak makanan yang masih mengepul hangat. Menu hari ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan gizi anak usia sekolah, terdiri dari sepiring nasi putih, Bandeng Presto yang kaya protein, tumisan sayur campur wortel, serta tempe goring sebagai sumber protein nabati. Tak ketinggalan, beberapa buah kelengkeng melengkapi paket gizi sempurna tersebut.
Aisah Aqila Rahma kelas 6 SD N 1 Petung, seorang siswa kelas 6, tak bisa menyembunyikan senyum lebar di wajahnya saat menerima kotak makanannya. "Senang sekali, Bu Guru! Tadi pagi saya hanya sarapan nasi sedikit. Jadi ini sangat membantu," katanya sambil membuka kotak makanannya dengan hati-hati. Aroma sedap langsung tercium. "Wah, ada bandeng presto! Enak sekali rasanya," tambahnya dengan mulut penuh makanan, menunjukkan kepuasannya.
Kegembiraan serupa dirasakan oleh Virsia Archika Cherly siswi kelas 3. Ia mengaku lebih bersemangat mengikuti pelajaran setelah menikmati makan siang bersama teman-temannya di kelas. "Kenyang Bu, jadi belajarnya fokus. Nanti tidak merasa lapar lagi," ucapnya polos.
Salah Guru Kelas 3, Adella Denada yang kebetulan turut membantu mebagikan dan turut menyaksikan kebahagiaan anak didiknya. Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya program MBG. "Alhamdulillah, sekali lagi Alhamdulillah. Sebagai seorang pendidik saya merasa sangat senang dan terbantu dengan adanya program ini, harapannya anak-anak dapat belajar dengan konsentrasi yang baik. Alhamdulillah Anak-anak makan lahap, sehat, dan kami merasa sangat senang dan tenang," ucapnya dengan mata berbinar.
Kehadiran MBG pertama kali di SDN 1 Petung bukan sekadar urusan perut. Ia menjadi simbol harapan, perhatian, dan kepedulian yang mampu menghadirkan senyum lebar di wajah anak-anak. Sebuah langkah kecil yang diyakini akan membawa dampak besar bagi masa depan generasi penerus bangsa di Kendal, satu piring makanan bergizi dalam satu waktu,"pungkasnya
(Pwt)



