• Jelajahi

    Copyright © Postnewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Ryanda Pratama : Pojok Kopi CFD sebagai Ruang Silaturahmi dan Diskusi Publik

    Tuesday, February 3, 2026, 08:26 WIB Last Updated 2026-02-03T01:27:47Z

    Tanjungbalai - Tokoh pemuda Kota Tanjungbalai, Ryanda Pratama, tampak duduk santai menikmati kopi di Pojok Kopi Car Free Day (CFD) sembari bersilaturahmi, berdiskusi, dan berbagi informasi bersama masyarakat di ruang publik. Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Alun-alun Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah, Minggu (1/2/2026).



    Pojok Kopi Car Free Day diketahui rutin dilaksanakan setiap hari Minggu dan menjadi salah satu ruang interaksi masyarakat lintas latar belakang. Suasana yang santai dan terbuka dimanfaatkan sebagai wadah komunikasi antara masyarakat, tokoh pemuda, APH hingga pemangku kebijakan.




    Saat dikonfirmasi Ryanda Pratama melalui pesan WhatsApp, Senin sore (2/2/2026),menyampaikan bahwa Pojok Kopi CFD merupakan sarana silaturahmi yang sangat baik. Menurutnya, momen tersebut menjadi ruang berkumpul, berbincang, dan berdiskusi yang dikemas secara sederhana namun penuh makna.



    "Pojok kopi Car Free Day ini menjadi sarana silaturahmi yang baik. Kita bisa kumpul, bincang, dan diskusi sambil menikmati kopi racikan owner Mas Bam, ditemani makanan tradisional seperti cenil dan lupis. Suasananya sangat mengikat nilai kekeluargaan dan persahabatan," ujarnya.



    Ryanda juga menjelaskan bahwa Pojok Kopi CFD dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari tokoh pemuda, penggiat sosial, aktivis, insan pers, aparatur sipil negara (ASN), aparat penegak hukum (APH), pejabat publik, hingga masyarakat umum. Keberagaman tersebut menjadikan Pojok Kopi CFD sebagai ruang komunikasi yang efektif dan inklusif.




    "Dalam forum santai ini, setiap akhir pekan kita bisa berdiskusi. Jika ada kebijakan OPD yang dirasa kurang tepat atau kurang diterima masyarakat, di sinilah bisa kita sharing secara sehat dan dialogis. Ini menjadi ruang diskusi yang selama ini sulit didapatkan oleh masyarakat dan penggiat sosial," jelasnya.




    Lebih lanjut, Ryanda berharap Pojok Kopi CFD dapat menjadi bukti bahwa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Tanjungbalai tidak anti kritik, serta mampu menjalin kemitraan strategis dengan masyarakat dalam memberikan masukan positif demi kemajuan daerah.




    "Kami berharap ini menjadi bukti bahwa OPD Kota Tanjungbalai tidak anti kritik. Justru CFD ini bisa menjadi mitra strategis pemerintah dalam memberikan masukan yang konstruktif untuk kemajuan Kota Tanjungbalai dengan moto Tanjungbalai EMAS," tambahnya.




    Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat menjadi referensi dan edukasi bersama agar pelaksanaan Car Free Day tidak hanya bersifat seremonial, tetapi lebih bermakna sebagai ruang silaturahmi dan dialog publik.




    Kegiatan Pojok Kopi CFD tersebut turut dihadiri oleh tokoh pemuda, tokoh masyarakat, aktivis, penggiat sosial, ASN, OPD, serta masyarakat Kota Tanjungbalai.


    (Z.Saragih) 

    Komentar

    Tampilkan