RIAU, ROKAN HILIR – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Satuan Pengamanan (Satpam) Polri tidak hanya dirayakan dengan upacara. Polres Rokan Hilir membuat terobosan spektakuler dengan menggelar aksi donor darah massal yang diikuti langsung oleh pucuk pimpinan daerah (Forkopimda).
Darah Persaudaraan: Kado Nyata Polres Rohil & Forkofimda di Usia Satpam Yang ke-45
Aksi nyata kepedulian sosial ini menjadi bukti konkret bahwa semangat “Satpam Bersatu, Berdaulat, Berdedikasi, dan Profesional” mengalir deras, tak hanya dalam tugas, tetapi juga dalam bentuk darah untuk kehidupan.
Di Aula Tunggal Panaluan Polres Rokan Hilir, pada Selasa (6/1/2026) pagi, menjadi saksi bisu sejarah kolaborasi yang langka.Sejak pukul 08.00 WIB, tampak Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni, S.I.K., M.H., Wakil Bupati Joni Carles, B.B.A., M.B.A., dan Dandim 0321 Rohil Letkol Inf Diki Apriyadi tidak hanya hadir, tetapi juga bergantian mengulurkan lengan menjadi donor pertama.
Mereka bukan hanya hadir tapi memimpin langsung ratusan personel Polres, Bhayangkari, dan anggota Satpam dalam gelombang keperdulian yang menyentuh.
“Ini adalah perayaan yang penuh makna. Kami tidak ingin sekadar seremonial tetapi setiap tetes darah yang disumbangkan hari ini adalah doa dan kerja nyata kami untuk keselamatan sesama. Ini esensi sejati dari Bhayangkara,” tegas Kapolres.
" Aksi ini adalah bentuk sinergi Kehidupan antara Polri, Pemerintah Daerah, TNI, dan masyarakat," lanjut Kapolres Rohil Isa Imam Syahroni dengan penuh semangat saat menyampaikan hal ini di sela-sela kegiatan.
Kehadiran Ketua PMI Kabupaten Rokan Hilir beserta tim medis menambah khidmat acara. Kegiatan ini menjadi penyumbang stok darah signifikan di awal tahun 2026, sebuah kontribusi vital yang langsung berdampak pada pasien yang membutuhkan transfusi di wilayah Rokan Hilir.
Hingga berakhir sekitar pukul 12.00 WIB,antusiasme tidak pernah pudar. Suasana aman dan penuh kehangatan menyelimuti lokasi.
HUT Satpam ke-45 di Rokan Hilir telah mencetak legacy baru: bahwa perayaan tertinggi adalah memberi, dan profesionalisme sejati diwujudkan dengan hati yang tergerak untuk membantu sesama. Aksi spektakuler ini diharapkan menjadi pemantik gerakan kemanusiaan serupa di daerah lainnya.
(Jekson, SH)










