Gunungsitoli - Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Nias melaksanakan Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap satu orang warga yang dilaporkan hilang di sekitar area kebun Desa Lolo’ana’a Idanoi, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli, pada Selasa (27/01/2026).
Korban diketahui bernama Amikira Batee (49), warga Desa Lolo’ana’a Idanoi. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban meninggalkan rumah pada Sabtu (24/01/2026) sekitar pukul 05.30 WIB dengan tujuan menuju kebun. Namun hingga saat ini, korban belum kembali ke rumah.
Atas kejadian tersebut, keluarga korban terlebih dahulu melaporkan kehilangan ke Polsek Gido pada Senin (26/01/2026). Selanjutnya, pada Selasa (27/01/2026) sekitar pukul 09.30 WIB, pihak keluarga secara resmi meminta bantuan pencarian kepada Basarnas Nias.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kepala Kantor SAR Nias, Putu Arga Sujarwadi, S.H., M.M., langsung mengerahkan Tim Rescue yang terdiri dari sembilan personel menuju lokasi kejadian. Operasi SAR diawali dengan kegiatan assessment dan penyisiran di sekitar area yang diduga menjadi lokasi terakhir keberadaan korban.
Lokasi pencarian berada pada koordinat 1°08'59.4"N 97°40'47.1"E, dengan jarak sekitar 9,51 kilometer dari Kantor Basarnas Nias dan waktu tempuh kurang lebih 20 hingga 30 menit.
Dalam operasi ini, unsur SAR yang terlibat meliputi Basarnas Nias, keluarga korban, serta masyarakat setempat. Adapun peralatan yang digunakan antara lain Rescue Car DC, peralatan SAR mountaineering, peralatan medis, alat komunikasi, drone, alat pelindung diri (APD) personal, serta kantong jenazah.
Basarnas Nias terus melakukan upaya maksimal dalam pencarian korban dan mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban di sekitar lokasi pencarian. **





