LPK Sakura Indonesia merupakan lembaga pelatihan kerja yang telah memiliki izin resmi sebagai Sending Organization (SO), sehingga berwenang memproses peserta magang ke luar negeri. Lembaga ini menyediakan dua jalur pemberangkatan, yakni melalui skema dana talangan dan jalur mandiri, guna memberikan kemudahan bagi calon peserta.
Pada tahun 2026, LPK Sakura Indonesia kembali membuka pendaftaran bagi calon siswa dan siswi yang ingin mengikuti program magang ke Jepang. Selain memfasilitasi pemberangkatan, lembaga ini juga memberikan pelatihan bahasa Jepang, pemahaman budaya, serta etika kerja, sehingga para peserta siap menghadapi dunia kerja di luar negeri. Hingga saat ini, lembaga tersebut telah memberangkatkan sekitar 500 peserta ke Jepang.
CEO LPK Sakura Indonesia, Nyoman Sipat Widya, menyampaikan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi calon peserta. Ia menegaskan bahwa program dana talangan menjadi solusi bagi masyarakat yang memiliki keinginan kuat untuk magang ke Jepang namun terkendala biaya. Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan pendaftaran gelombang kedua yang telah dibuka.
“Ini merupakan peluang yang sangat baik, terutama bagi mereka yang ingin magang ke Jepang namun memiliki keterbatasan biaya. Kami berkomitmen memberikan pendampingan maksimal baik melalui jalur dana talangan maupun mandiri. Saat ini pendaftaran gelombang kedua telah dibuka, dan kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh 28 calon siswa pada gelombang pertama beserta orang tua mereka. Pendaftaran gelombang pertama telah berlangsung pada 1 Maret hingga 31 Maret 2026, sementara gelombang kedua dibuka mulai 1 April hingga 30 April 2026. Pendaftaran dipusatkan di Desa Bangunan, Kecamatan Palas, Lampung Selatan.
(Gt)




.jpg)


